BAB 10 PULANG

257 13 0
                                        

ASSALAMU'ALAIKUM
WATASHI COMEBACK
MAAP YA UP LAMA SOALNYA
KADANG LUPA GIMANA ALUR SELANJUTNYA😩
JADI HARUS BACA ULANG DULU🗿

AUTHOR POV

Mobil mahendra melaju membela jalanan yg mulai sepi dan hanya ada sekita 1 sampai 5 mobil yg masih melintas. Di dalam mobil itu hanya ada keheningan, mahen yang sibuk menyetir sedangkan aisyah tertidur di kursi belakang karena kelelahan akibat bekerja.

Mahen sesekali melihat/melirik aisyah di cermin untuk memastikan apakah tidurnya udah nyaman atau tidak setelah itu ia berfokus kembali ke depan.

Sekitar satu jam an mereka melintasi kota dan akhirnya sampai di kediaman pak ibrahim atau ayah aisyah,mahen keluar dari mobil nya perlahan karena tak ingin membangun kan aisyah yg kelihatannya sedang tertidur pulas.

Mahen mencoba mengetuk pintu rumah aisyah meskipun ia sebenarnya tak tega karrna pasti orang tua aisyah sdh tdr tapi bagaimana lagi,ia tdk boleh menyentuh aisyah dulu kan?

Akhirnya dengan rasa tdk enakannya mahen mengetuk pintu itu dan pintu itu terbuka syukurlah ternyata pak ibrahim belum tertidur.ia menginfokan bahwa ia sdh berhasil membawa aisyah pulang ke rumah.

"Sekarang aisyah lagi ada di dalam mobil pak,dia sedang tidur,saya mau membangunkannya tapi tidak tega karna mahen lihat tdr aisyah sangat pulas" Jelas mahen

"Masya allah terima kasih banyak nak mahen udah bawa aisyah pulang, saya sangat merasa bersalah karna sdh merepotkan nak mahen"pak ibrahim merasa sangat bersalah kepada mahendar karena 1.mahendra adalah bosanya 2.dia rela mencari aisyah dan meninggalkan pekerjaan di kantornya... Beliau kan jadi gk enak

" Tidak apa apa pak yang penting aisyah sdh pulang lagi ke rumah, ngomongngomong bagaimana keadaan umi fatimah?"tanya mahen

"Dia sedang tidur mungkin lelah akibat menangis" Jawab beliau

"Ya allah kasihan sekali beliau" Mahen ikut bersedih.

"Tidak apa saat dia bangun,dia pasti senang karna aisyah sudah kembali ke rumah" Senyum pak ibrahim

Mereka ke asikan berbincang hingga tak sadar kalau aisyah sdh terbangun dan dari tdi melihat ke arah mereka sambil menyipitkan matanya.

"WOI ENAK BANGET YA LU BERDUA NGOBROL DAN GK BANGUNIN GW, PENGAP TAU DALAM NI MOBIL" teriak aisyah yg mampu membuat kedua nya terkejut dan lansung melihat ke sumber suara.

"NGAPAIN LO CUMA DIEM DI SONO, BUKAIN NI PINTUUUU, PENGAP TAU, NIH GW UDAH BANJIR KERINGAT DI SINI"teriak aisyah lagi tapi kali ini untuk mahendra. Ia kesal karna pria itu mengunci mobilnya dan hanya membiarkan jendela depan yg terbuka.

" Astagfirullah maaf saya lupa, sayaakan bukain sekarang"mahendra menepuk jidatnya karena lupa kalau tadi ia masih mengunci mobilnya.

Mahendra mengunci mobilnya karena takut saat aisyah bangun ia akan kabur.

"IYALAH SEKARANG MASA TAHUN DEPAN" teriak aisyah lagi.

Mahendra memencet tanda buka yang ada di kunci mobilnya.aisyah membuka pintu mobik itu dan menutupnya dengan kasar hingga suara pintu mobil itu terdengar sangat keras.aisyah berjalan melewati mahendra sambil menatapnya sinis,mahendra yang mendapat tatapan seperti itu hanya mampu tersenyum dan menggelangkan kepala,

"Ya allah nak akhirnya kamu pulang, apa kamu tau abi dan umi sangat mengkhawatirkan mu,kamu baik baik aja kan?"jelas pak ibrahim sambil mengecek tubuh putrinya untuk memastikan apakah dia baik baik aja

"Bodo amat,udah ah gw ngantuk mau lanjutin tdr"

"Aisyah tdk baik berbicara seperti itu, beliau adalah orang tua kamu,beliaulah yang membesarkanmu, hargailah perjuangan mereka,kau tau ayahmu sampai kelelahan karena berkeliling hanya untuk mencarimu dan lebih parahnya dia melakukan itu siang hari menggunakan sepeda motor,kau tdk boleh bersikap seperti itu kepada beliau" Mahen menjelaskan panjang lebar tentang penting nya adab kepada orang tua.

Aisyah hanya memutar bola mata malas, lagilagi dia di ceramahi.

"Iy iy gw tau, jangan cermahin gw, gw gk suka"

"Itu bukan ceramah tapi nasehat"

"Terserah, mending lo pulang sana gangguin orang aja"setelah itu aisyah masuk ke dalam.

" Baiklah kalau begitu mahen pamit pulang ya pak"mahen ijin pamit ke pak ibrahim karena malam yang semakin larut

"Nak mahen mau lansung pulang ke rumah? Tapi rumah nak mahen kan jauh"

"Saya akan ke kantor untuk mengurus beberapa berkas karena bsk ada meeting penting yang melibatkan para petinggi lainnya jadi berkas itu harus selesai malam ini" Jelas mahen, dia tadi di telfon oleh sekretarisnya bahwa akan ada meeting penting bersama para petinggi yang ingin menawarkan kerja sama.

"Apa nak mahen tdk lelah? Nak mahen belum istrahat dari pagi tadi,bagaimana kalau nak mahen kirim saja berkas itu nanti saya yg akan mengurusnya, nak mahen istrahat saja" Jelas pak ibrahim sambil menawarkan diri untuk membantu mahendra.

"Anda sangat baik pak, tapi in shaa allah saya bisa mngurusnya sendiri,saya sudah terbiasa dengan hal semacam ini" Tolak mahedra dengan halus dan tak lupa memberikan senyuman.

Setalah itu mahendra berpamitan dengan pak ibrahin,dan mulai masuk ke dalam mobilnya,diapun melajukan mobilnya tak lupa memberi klakson kepada pak ibrahim yg di angguki oleh beliau.

Sedangkan pak ibrahim masuk ke dalam rumah tak lupa mengunci pintu,saat hendak masuk ke kamarnya,beliau mengecek terlebih dahulu putrinya jangan sampai ia kabur lagi,saat membuka pintu,beliau bernafas lega karena melihat putrinya yg sempat menghilang itu akhirnya kembali ke rumah dan tertidur pulas.

Ia sedikit merasa bersalah karena mungkin karna dialah putrinya kabur dari rumah, ia kemudian menutup pintu kamar aisyah perlahan karna tak ingin membangun kan pemilik kamar itu, beliau pun mengambil wudhu sebelum tidur agar tidurnya tambah nyaman.

TO BE COUNTIUNED...

Sampe sini dulu
Lagi bingung ini alurnya🤔
Cuman 884 kata
Btw makasih udah baca^^
Selanjutnya kek nya..
Eh gk boleh spoiler:v

PERJODOHAN USTAZD MUDA & SISWI SMATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang