Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"K-KALIAN!!!!"
"E-EH?? KENAPA [NAME]-SENSEI MENANGIS?!"
"SENSEI?!"
"A-AKU SANGAT BANGGA TERHADAP KALIAN!! KENAPA ORANG SEPERTI KU HARUS KALIAN PERCAYA DAN KENAPA KALIAN AKHIR-AKHIR INI MEMANGGILKU 'SENSEI'?! KALIAN BENAR-BENAR!"
Aku benar-benar senang, aku menangis bangga di backstage. Para kru Staff lainnya kebingungan melihat ku, terutama kaos ku yang terdapat bekas darah kering.
"Karen [Name]-sensei adalah pelatih dan pengawas kami bukan?"
"H-hanya karena itu? Kalian kan seorang aktor muda yang profesional dan berpengalaman..."
"Bahkan seorang profesional pun juga butuh namanya belajar dan bimbingan, [Name]-san"
"B-benarkah begitu Kana-chan? A-apakah kalian senang dengan bimbingan ku?"
"Umh!"
"Tentu~"
"Iya!"
"Sensei kan sensei kami"
"Haha~ kenapa ditanyakan?"
"K-kalian....
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.