Happy reading 💕
***
Sasuke duduk di kursi taman memandangi langit malam yang bahkan tak terlihat bulan, dia masih berada dekat perumahan sekitar rumah Sai. Dia meyakini sebentar lagi pasti akan turun hujan malam ini, sebab bintang tidak terlihat menunjuk titik-titiknya, penyebabnya awan malam. Dia ingin segera kembali ke rumah Sai untuk mengambil ponsel lalu segera pulang ke rumahnya, walaupun dia malas pulang ke sana, karena dia juga tidak punya hubungan baik dengan kakaknya.
Sasuke yatim piatu, tapi dia masih memiliki kakak yang sayangnya hubungan mereka berdua sangat buruk. Lebih baik dia jalan-jalan lagi, nanti saja dia mengambil ponselnya besok. Dia masih ingin menikmati udara luar. Memasukan dua tangannya dalam saku celana, berjalan menyusuri jalan.
Sakura mengusap kedua telapak tangannya menunggu Sasori membelikannya donat. Selesai menonton film di bioskop mereka sempatnya mampir sebentar membeli donat di pedagang kaki lima di pinggir jalan. "Sakura, kau suka rasa apa?" tanya Sasori memberi sekotak donat berisi 6 buah di dalamnya. "Aku membeli rasa-rasa cewek. Ada rasa matcha, coklat, stroberi, vanila, keju dan coklat meses."
Sakura menyungging senyum senang. "Aku suka semuanya kok kak."
Sasori menggaruk belakang leher, dia merasa senang sekali Sakura menyukai pilihnya. "Kita beli minumannya dulu, setelah ini kita cari tempat duduk."
Sakura mengangguk. "Bagaimana kalau beli boba?"
"Mana-mana saja yang penting kau suka."
Naruto melempar kertas ke tong sampah asal yang sudah penuh, bahkan tumpah sebagiannya di lantai. Dia frustasi sudah berkali-kali dia mencoba menggambar yang di bilang Sai, tapi hasilnya lagi-lagi jelek. Terlebih dia sudah kehabisan kertas HVS-nya, dia harus membelinya di toko buku. Pemuda itu mengambil sweater, topi, dompet, dan tak lupa mengambil tas ramah lingkungan untuk pergi membeli peralatan belajarnya yang berkurang juga, selain membeli kertas HVS.
Pemuda itu menguap, dia beberapa hari ini tidurnya tak teratur, dia juga harus mengerjakan pekerjaan rumah dari tugas sekolah, les matematika, dan belajar mandiri. Semua itu melelahkan, tapi semua itu sangat penting baginya untuk bisa masuk universitas besar di Konoha. Pamannya menyarankan padanya, kalau mengambil ekskul terbaik setelah lulus SMA-nya di universitas itu lebih berpengaruh, bahkan bisa di kirim ke luar negeri. Di universitas terkenal Sunagakure.
Naruto sudah sampai di toko buku, membeli beberapa pensil untuk menggambar, pensil warna, kuas lukis berbagai bentuk, kertas kanvas, cat air, cat minyak, selotip kertas, palet, sketchbook, dan terakhir kertas HVS. Semuanya sudah cukup dia butuhkan, sekarang bayar ke kasir lalu kembali kerumah untuk lanjut begadangnya untuk menggambar 10 pose yang dikatakan Sai.
Selesai memakan donat dan minum boba rasa matcha. Sakura dan Sasori jalan menuju parkiran di mana mobil pemuda itu terparkir tak jauh dekat taman. Waktunya Sakura harus pulang, malam semakin larut, dia juga sudah lelah dan mengantuk, besok dia harus sekolah.
Belum setengah perjalanan tiba-tiba ponsel Sasori berdering tanpa suara dalam saku jaketnya. Ada panggilan masuk. "Eh!... Sakura sebentar ya, nenek ku menelpon." Sasori mengangkat handphone untuk di perlihatkan pada Sakura, begitu tau siapa yang menelpon. "Maaf ya, tak akan lama."
Sakura menyungging senyum memaklumi dengan mengangguk singkat. Sasori menjauh sebanyak 5 langkah untuk mengangkat panggilan tersebut. Sakura menengadah kepala menatap langit, bulan dan bintang tak terlihat sama sekali di langit malam, dia yakini tak lama lagi akan hujan deras. Kata dalam pikirannya seketika terjadi kenyataan, hujan pun turun perlahan menjadi semakin deras. Dia pun panik berlari mencari tempat berteduh di salah satu toko buku. Begitu masuk kesana, dia hampir saja terpeleset jatuh kalau saja tak ada seseorang menahan lengannya dengan cekatan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Suki [Sasusaku] √
FanfictionEND [Complete] Naruto menunjuk dada Sasuke kasar dengan menusuk tatapan tajam, terlihat jelas urat pada leher dan rahang mengeras. Memperlihatkan betapa muaknya dia pada laki-laki ini. "Kalau kau menyukainya, seharusnya dari awal kau tak menolaknya...
![Suki [Sasusaku] √](https://img.wattpad.com/cover/338670861-64-k723551.jpg)