Hy my readers!
Kali ini Sasusaku, dengan chapter yang lumayan panjang, semoga kalian suka ya.
I love you all, happy reading 💕
***
Sasuke bersandar ke kepala ranjang menatap lesu arah Sakura, wajah pemuda itu masih terlihat pucat. Syukurlah demamnya pagi ini lumayan turun dibanding kondisi semalam. Betapa lemahnya keadaan Sasuke saat ini membuat Sakura prihatin. Sakura memberi obat ke telapak tangan Sasuke untuk ia minum—setelah selesai makan bubur, walaupun hanya makan sedikit. Kalau sakit memang mengkonsumsi makan rasanya hambar dan lambung tak mampu menampung banyak makanan.
Sakura memberi segelas air yang lalu diterima Sasuke untuk menelan obat penurun panas. Tangan lentik Sakura menerima gelas itu, ketika Sasuke sudah meminum obatnya. "Sasuke-kun perlu apa lagi? Aku harus pergi ke sekolah, nanti aku bisa terlambat." mengecek jam elektronik tergeletak atas meja samping tempat tidur.
Sekarang jam berganti pukul 06:43 menit dan untung saja jam masuk kelas 09:00, tapi dia tidak bisa datang paska jam masuk sejam lebih awal untuk hadir, ia harus mengisi absen pagi. Bisa-bisa dia akan terkena Batsu serta lebih parah lagi akan terkena hukuman. Paling hukumnya membersihkan seluruh toilet sekolah atau gudang olahraga. Tidak mungkin juga dia membiarkan dirinya sendiri di hukum. Apalagi dia termasuk sebagai siswa teladan.
Sasuke menggeleng lemah, tanda dia tidak membutuhkan apapun lagi. Sakura sudah mengerjakan semuanya, bahkan sampai meminta pada Fumiko untuk menyiapkan air mandinya. Sasuke tidak menyangka pemikiran gadis itu sangat cekatan, padahal itu semua bisa dikerjakan oleh para maid, tanpa harus disuruh pun mereka sudah tahu apa keperluan majikannya sendiri.
"Kalau begitu, aku akan pergi." Sakura tersenyum lebar, siap beranjak dari duduk di tepian sofa, namun Sasuke lekas menahan pergelangan tangan Sakura. Membuat sih pribadi berambut merah muda itu terkejut, menghentikan pergerakannya bersiap mengangkat bokong. Menaikan alis serempak. "Ada apa Sasuke-kun?"
Ada sesuatu ingin Sasuke bilang sebelum gadis itu benar-benar pergi. Namun mulutnya sulit mengeluarkan suara, seakan seluruh kata-katanya tercekat dalam tenggorokannya. Sasuke menunduk kepala, tak ingin melihat wajah, apalagi mata hijau emerald Sakura. Dia malu bercampur rasa bersalah. "M-maaf dan terimakasih untuk semalam serta hari ini."
Sakura terkekeh kecil memegang punggung tangan Sasuke dengan tangannya yang satunya. Sasuke seketika mengangkat kepala, merasakan tangan itu menyentuhnya. Memang semalam mereka berdua sudah saling pelukan, namun dalam kondisi yang berbeda. Ini sama sekali tak terpikir olehnya sendiri, mendapat respon serta reaksi Sakura seperti ini. Bukannya dia sudah melakukan kesalahan?
"Aku senang Sasuke-kun ternyata memperdulikan ku." menarik senyum. "Hanya itukah Sasuke-kun ingin bilang? Tak ada yang lain?" jedanya. "Aku harus pergi ke sekolah sekarang, nanti aku bisa terlambat."
Sasuke refleks melonggarkan tangannya menahan pergelangan tangan Sakura. "M-maaf!"
Sakura mengambil jas miliknya tergeletak bersama tas jinjing untuk segera dia pakai. Sakura beranjak dari tempat tidur berukuran king size itu, bersamaan Sasuke melihat pergerakan Sakura kini merapikan rambutnya dari kaca full body yang memang berada dalam kamar.
"Kalau begitu aku pergi." Sakura mendekati Sasuke, kemudian memberi kecupan kilat pada dahi pemuda itu. Mata onyx hitam Sasuke dalam sedetik melebar—kaget tiba-tiba di beri kecupan. Mulutnya bahkan menganga, saking masih terkejut. Sakura tak tahan lagi melihatnya, Sasuke sangat lucu berekspresi seperti itu. Dia juga malu sendiri, padahal dia sendiri yang memberi ciuman. "D-dah Sasuke-kun!" gagapnya berlari kencang membuka pintu kamar, meninggalkan Sasuke dalam keterpakuan. Sasuke memegang dahinya dengan polosnya. Dia masih jelas merasakan ciuman kilat tadi, berbekas dalam indra dan ingatannya. Entah respon seperti apa? Selain hanya bisa terkejut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Suki [Sasusaku] √
FanficEND [Complete] Naruto menunjuk dada Sasuke kasar dengan menusuk tatapan tajam, terlihat jelas urat pada leher dan rahang mengeras. Memperlihatkan betapa muaknya dia pada laki-laki ini. "Kalau kau menyukainya, seharusnya dari awal kau tak menolaknya...
![Suki [Sasusaku] √](https://img.wattpad.com/cover/338670861-64-k723551.jpg)