Hanya mau bilang
Happy reading💕
***
Naruto menghembuskan nafas pelan, memasukan dua tangannya dalam saku celana kain, menunduk menatapi batu nisan dengan senyuman tipis. Angin dari segala arah bertiup halus memainkan rambut pirang kuningnya. "Paman, aku sudah mencapai impian ku." Jedanya menarik senyum lebar. "Menjadi seorang pelukis terkenal." Tanpa sadar air asin di matanya menetes.
Empat tahun berlalu sudah sangat lama di mana pamannya Jiraiya menghembus nafas terakhirnya pada malam itu di rumah sakit. Hatinya terpukul sangat keras melihatnya secara langsung tubuh Jiraiya terbaring tak bernyawa. Kini dia benar-benar menjadi anak sebatang kara tanpa orang tua dan keluarga.
Naruto mengusap matanya yang berair lalu berlalu pergi, mengingat dia sudah terlalu lama berada di tempat pemakaman ini. Ketika berbalik iris hijaunya melebar bersamaan kelopak matanya menyipit, melihat seseorang begitu tak familiar dalam indra penglihatannya. Jarak dirinya berdiri lumayan jauh dari orang tersebut. Kelopak matanya berkali-kali berkedip memastikan bila dia memang tidak salah mengenali orang tersebut, namun dia benar-benar mengenalnya.
"Sasuke?!" panggil Naruto sedikit merendahkan suaranya sebab walau dia kenali, tapi dia tetap masih ragu. Apa lagi jika orang itu tidak meresponnya. Dia hanya mencoba memastikan bila benar.
Orang itu menoleh dengan tatapan dingin, namun hanya sekian begitu melihat mata pemuda itu sedikit sembab. Sayangnya pertahanan itu lebih kuat dibanding air matanya untuk jatuh, pemuda itu berusaha keras menahan air matanya.
Sasuke pun terkejut mendapati Naruto berada di sini, namun dia sangat pandai menutupinya. "Naruto?"
Secangkir kopi hangat menjadi penghangat bagi kedua orang pemuda—sedang berdiri memandangi pemandangan sore hari di taman berbukit. Sasuke memegang secangkir kopi berkepul uap hangat sambil bersandar menyilang lengan di pinggiran pagar besi. Memandangi negara Konoha. Pemandangan sore ini begitu menyejukan terlebih ditemani secangkir kopi. Naruto berada di samping pemuda itu memasukkan satu lengannya ke dalam saku ikut memandangi langit sore.
"Tak ku menyangka kita bisa bertemu kebetulan seperti ini." ucap Naruto menyeruput kopi rasa latte miliknya, menoleh sekilas pada Sasuke meminum juga kopi yang dia beli dengan rasa berbeda. Sasuke lebih suka kopi tanpa gula. "Bukannya kau masih di Suna?" Lanjut Naruto.
Sasuke membuang nafas pelan memainkan gelas kopi sambil memutar pelan. Kata Naruto memang ada benarnya kalau dirinya seharusnya masih berada di Suna. Tidak heran kenapa Naruto bisa tau. Sakura dekat dengan Hinata, jadi tidak kemungkinan kalau mereka saling bicara satu sama lain, sampai membicarakan mereka berdua. Perempuan memang suka sekali bergosip terutama tentang percintaan atau lain-lain, terlebih ikatan mereka adalah sahabat. Jadi saling terbuka.
Sasuke dan Naruto juga jadi mulai dekat, karena mereka memiliki nasib yang sama tanpa di sadari—semenjak kejadian di rumah sakit hari itu, di hari yang sama, mereka berdua kehilangan keluarga dekat mereka. Walau mereka berinteraksi masih sedikit canggung, sebab masa SMA mereka masih terbayang sedikit dalam benak, hal yang membuat sedikit sulit menjalin keakraban lebih dekat sebagai teman. Keduanya masih pelan-pelan menjalaninya perlahan untuk saling dekat.
"Aku ingin memberi kejutan pada Sakura."
Naruto mengerucut bibir mengangguk mengerti.
Empat tahun telah berlalu, Naruto sekarang bisa menerima keadaan lebih baik, dia sudah sepenuhnya melunturkan perasaannya pada Sakura, jadi ketika mendengar nama Sakura di sebut, dia sudah biasa, tidak ada perasaan cemburu. Dia sudah menganggap sepenuhnya kejadian semenjak SMA itu hanya sebuah cinta monyet saja, tidak lebih. Dia sudah sangat mencintai Hinata sekarang dari apa pun, dan Sakura dia sudah menganggapnya sebagai teman.
KAMU SEDANG MEMBACA
Suki [Sasusaku] √
FanfictionEND [Complete] Naruto menunjuk dada Sasuke kasar dengan menusuk tatapan tajam, terlihat jelas urat pada leher dan rahang mengeras. Memperlihatkan betapa muaknya dia pada laki-laki ini. "Kalau kau menyukainya, seharusnya dari awal kau tak menolaknya...
![Suki [Sasusaku] √](https://img.wattpad.com/cover/338670861-64-k723551.jpg)