Happy reading 💕
***
Sakura membola matanya mendapati seperti biasa Naruto datang sepagi ini, tapi dengan keadaan berbeda, pemuda memiliki tiga garis kucing di pipinya itu sedang fokus menggerakkan pensil di atas sebuah kertas putih. Sakura berdehem mengeratkan tali tas jinjing, membuat perhatian Naruto teralih dengan suara lembut tersebut. Sakura tersenyum mendekati tempatnya duduk, ini kali pertama gadis itu bertemu sepagi ini bersama Naruto yang tak tidur menelungkup di atas meja.
Naruto sedikit terkesiap, namun dia berusaha terbiasa dengan interaksi ini ketika berdekatan bersama Sakura. Ini merupakan hal bagus, dia punya sedikit perkembangan menjadi dekat dengan Sakura. Dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan, walau harus dekat sebagai teman pun dia sudah merasa sangat cukup bisa berinteraksi. Setidaknya bukan menjadi seorang pengecut.
"Selamat pagi, Naruto." sapa Sakura menarik kursinya, duduk berdampingan bersama.
"Selamat pagi." balas Naruto menunduk. Terasa sedikit canggung, padahal sudah sering bertemu dan duduk bersama. Inilah bedanya ketika menyukai seseorang, berbeda ketika dekat sebagai teman.
"Kau sedang apa? Tumben sekali, aku tidak melihatmu tak tidur setiap kali aku datang." jujur Sakura, gadis itu mulai membongkar isi tasnya, seperti biasa sepagi ini datang untuk belajar dengan tenang dan agar tak terlambat.
Naruto mengusap belakang leher tak menyangka, dia bahkan tak tahu soal itu, karena terlalu lelah belajar sampai masuk kelas pun langsung tertidur. "Apa Sakura selalu datang sepagi ini?!"
Sakura memanyunkan bibir, tatapan matanya berkedip begitu polos. "Aku kira kau tahu?" Meletakan buku biologi, fisika, dan kimianya di atas meja.
Naruto menggeleng. "Aku sama sekali tak tau, itu kenapa aku sedikit terkejut ketika tahu Sakura mengatakannya."
Sakura menaik-turun kepala. "Oohh... Begitu ya." Gadis itu mengerut dahi melihat sebuah lembar kertas putih yang di gambar orang tak berwarna setengah jadi. Jari telunjuk Sakura spontan terangkat ke kertas. "Jadi kau sampai sibuk meratapi kertas itu, ternyata kau sedang menggambar ya." Senyuman tabjuk Sakura, membuat Naruto melihat kertasnya.
"Ah!... Ini?" mengulum bibir ragu. "Bukan apa-apa, ini gambar yang belum siap!" Membalikan kertas.
Sakura membuang nafas pelan. Lagi-lagi Naruto bersikap canggung dan tak percaya diri, padahal dia tak apa-apa dengan itu. Gambarnya juga bagus. "Aku ingin melihatnya."
Naruto menggeleng kepala. "T-tidak-tidak, nanti ku perlihatkan setelah aku benar-benar sudah mahir menggambarnya." tolak Naruto menyungging senyum lebar.
"Ya sudah terserah kau saja, padahal gambar mu bagus kok." jujur Sakura mulai mengambil salah satu buku untuk dia belajar, dan tak lupa mengambil catatan serta alat tulis. Naruto memperhatikan pergerakan Sakura sedang membaca lembar materi kimia di setiap bab. Dia tak menyangka saja, ternyata Sakura se-ambisius ini untuk soal belajar, dia sudah sangat mengenal Sakura. Gadis yang tak mudah menyerah dan sangat ingin meraih mimpinya.
Sampai tak terasa jam menunjuk pukul 7:43 pagi, langit sangat cerah menapaki langit biru. Sakura menguap, menarik dua tangan untuk di renggangkan—spontan matanya melirik Naruto yang sesekali terantuk-antuk memegang pensil di atas kertas. Gambar pemuda itu sudah hampir dikatakan jadi. Pelan-pelan Sakura mengambilnya, agar tak membuat laki-laki itu menyadarinya, dia hanya ingin sekedar melihat gambar itu saja, tak bermaksud lain.
Sakura tersenyum melihat hasil gambar Naruto yang bisa dikatakan lumayan sempurna, hasilnya bagus. Tapi kenapa Naruto sangat tak percaya diri? Sakura mengerucut bibir, mengembalikan kertas pelan dan berhati-hati kembali ketempat semula. Tangannya sudah meletakan kertas itu, namun seketika pergerakannya berhenti. Naruto membuka matanya, alhasil mereka berdua saling pandang dengan jarak sangat dekat, hidung mereka bahkan saling bersentuhan. Naruto lebih terlihat sangat terkejut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Suki [Sasusaku] √
FanfictionEND [Complete] Naruto menunjuk dada Sasuke kasar dengan menusuk tatapan tajam, terlihat jelas urat pada leher dan rahang mengeras. Memperlihatkan betapa muaknya dia pada laki-laki ini. "Kalau kau menyukainya, seharusnya dari awal kau tak menolaknya...
![Suki [Sasusaku] √](https://img.wattpad.com/cover/338670861-64-k723551.jpg)