Suki+20 [END]

2.9K 101 17
                                        

EKHM...

HI! MY READERS!

Jadi ini chapter terakhir Sasusaku (♥´∀`)/

Aku ingin bilang ke kalian, terimakasih banyak sudah membaca sampai akhir cerita ini 💕

I love you all 💕

Happy reading this the last chapter 💕

Maaf ya chapter ini pendek, aku udah memaksimal mungkin untuk ngepanjanginnya ಥ_ಥ

Sekali lagi aku minta maaf ya semuanya 🙏

Tapi jangan sedih, akan ada beberapa chapter aku bakal revisi dan pengubahan sedikit, jadi di Chapter terakhir ini juga bakal aku perbaiki dan panjangin juga ヾ(^-^)ノ

Just that the last word 💕

***

   Sakura tertawa Sasuke menggendongnya menaiki anak tangga menuju kamar. Sungguh mereka berdua terlihat pasangan yang sangat bahagia. 

Sasuke menendang pelan pintu kamar yang memang sengaja tidak di kunci dan lampu sengaja dibiarkan menyala, agar mereka berdua bisa leluasa masuk tanpa kendala setelah perjalanan lumayan panjang ke mansion dengan mobil. 

Gaun putih pernikahan Sakura terseret mendarati tiap lantai marmer sampai tubuh perempuan itu duduk di pinggiran ranjang Sasuke, yang kini menjadi ranjang miliknya juga. 

Sasuke berlutut satu kaki di bawah lutut Sakura, berniat membantu melepas sepatu heels istrinya. Penyebutan sang istri masih terlalu asing baginya namun bercampur rasa senang, akhirnya Sakura yang menjadi kekasihnya selama ini kini resmi menjadi istrinya. 

"Apa kau perlu sesuatu sayang?" tanya Sasuke berhasil melepas kedua sepatu lumayan tinggi Sakura. Ya mengingat Sakura sedang mengandung, dia menjadi lebih protective menjaga setiap apa yang dilakukan Sakura, bahkan sampai hal kecil pun harus dia perhatikan baik-baik. 

"Aku pengen mandi, badan ku lengket." Jawab Sakura mengerucut bibir melingkar kedua lengannya ke ceruk leher Sasuke. 

"Baiklah aku akan menyiapkan airnya, kau duduklah di sini dan jangan kemana-mana!" Peringat Sasuke melepas sepatu berlalu berjalan menuju kamar mandi. Bisa terdengar suara keran air ditampung ke dalam bak mandi dari kasur Sakura duduki karena pintu kamar mandi memang sengaja terbuka. 

Sasuke kembali mendekati Sakura, kali ini Sasuke melepas jas dan dasinya, menyisakan kemeja putih dengan lengan digulung hingga batas atas siku. Siapa yang tidak akan terpesona melihat itu? 

Sakura masih terus menatap lengan Sasuke tanpa berkedip. Apa orang ini benar menjadi suaminya sekarang? Padahal dia sudah pernah melihat semua tubuh itu ketika mereka bercinta, tapi dia tidak pernah memperhatikan sedetail ini lekuk badan Sasuke terutama dari lengan dan jari-jarinya. Sakura merasa dia rugi besar tidak menikmati pemandangan ini. 

Sasuke duduk di samping Sakura. "Sayang, airnya sudah ku siapakan, mau ku bantu melepaskan gaunnya?" jedanya. "Atau membersihkan make-upnya dulu?" 

Sakura berkedip menaik alis serempak menyadarkan pikirannya ke pertanyaan Sasuke. Dia baru sadar, dia melamun. "Ah iya?!" 

Sasuke menghembuskan nafas pelan menarik pipi Sakura gemas. "Kau mau langsung mandi atau membersihkan make-up mu dulu sayang!" 

"Ah sayang! Hentikan!" Memukul pelan tangan Sasuke. Tarikan pipinya memang tidak sakit, tapi kesal saja diperlakukan seperti itu. 

Suki [Sasusaku] √Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang