Imbas dari perceraian orang tua, saudara kembar bernama Jenna dan Jenny pun hidup terpisah. Selagi Jenna hidup dengan penuh kesengsaraan karena tinggal bersama sang Ayah, Jenny hidup begitu mewah karena Ibunya menikah lagi dengan CEO mapan bernama J...
"Sebastian!" Jenna mengomel, ia ingin keluar dari kamar calon suaminya itu tetapi tubuh Sebastian menghalanginya. Yang ada Sebastian malah mendorong tubuhnya hingga tubuhnya terhempas sampai mepet ke dinding, lalu lelaki itu ada di depannya dengan jarak begitu dekat.
Jenna berkali-kali meneguk air liurnya, apalagi tatapan lelaki yang mengarah padanya itu membuatnya begitu dig-dag-dig-dug. "Tian ... ming, minggir!" pinta Jenna dengan suara kecilnya, mencoba mendorong tubuh Sebastian namun dayanya tak cukup kuat.
"Siapa yang izinin malam-malam berduaan sama cowok lain?" tanya Sebastian.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jenna pun balik menatap mata lelaki itu, ia memberikan batasan antara tubuhnya dan tubuh Sebastian dengan tangannya agar tubuh Sebastian tidak benar-benar langsung mendesaknya. "Tian, dia Revel, gebetan Jenny. Lo cemburu?"
"Hm," jawabnya tanpa ragu. "Walau dia Revel, ataupun James, gue tetap cemburu kalau cewek gue tengah malam berduan sama cowok lain."
"Sebastian!"
"Jenna!" sahut Sebastian. "Kayaknya gue emang harus percepat pernikahan kita biar lo jadi milik gue seutuhnya dan meminimalisir orang-orang yang berusaha deketin lo."
"Gila, gue masih dua puluh dua tahun!"
"Bentar lagi dua tiga," potongnya lagi. "Gue bakal nikahin lo di umur lo yang dua tiga."
Jenna pun tertawa kecil. "Hahaha, kenapa? Keburu lo tua ya? Makanya pengen cepat-cepat nikahin gue?"
Melihat tawa Jenna, Sebastian tak mampu menahan kendalinya. Ia pun tiba-tiba mencium gadis itu, menempelkan bibirnya ke bibir Jenna.
Kiss.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bola mata Jenna membelalak, membuat Sebastian langsung mengangkat ciuman singkatnya lagi. Ya, ini sudah ketiga kalinya bibir Sebastian menyentuh bibirnya. Namun masih dalam batasan kecupan saja.
"Close your eyes," bisik Sebastian kemudian.
Jenna seakan dipelet, dia pun menutup matanya perlahan dan mendapatkan ciuman lagi dari Sebastian Lawrence.