Vegas butuh peliharaan untuk menemani hidupnya yang membosankan, dan sepupu gilanya Kinn bertekad membantu mendapatkan peliharaan untuk Vegas. tapi apa yang terjadi jika yang didapat bukanlah peliharaan yang normal?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kinn memarkirkan mobil di basemen apartemen arm. Vegas, dia terlalu linglung bahkan untuk menyetir. Pintu rumah arm dibuka oleh pol, koala itu membeku saat melihat kedua pengacara itu berdiri didepan pintu dengan tatapan kosong.
Pikiran arm cukup jernih untuk menarik mereka kedalam dan menutup pintu, lalu mengarahkan mereka berdua duduk di sofa. "Pete dan Porsche sedang tidur. Kami tidak menyangka kalian pulang lebih cepat"
"Minum" Vegas bergumam masih linglung. "Aku butuh minum"
Arm dengan cepat mengambil gelas dan beberapa botol bir dan air mineral dari lemari pendingin. Vegas menyambar satu kaleng bir, langsung menenggaknya hingga setengah. "So...?"
Arm baru saja akan bertanya bagaimana keputusan pengadilan, tapi Porsche keluar dari salah satu kamar tidur dan langsung menerkam Kinn menjatuhkan kekasihnya ke lantai. Menghujani wajah Kinn dengan jilatan kecil penuh sayang.
Pete mendekati Vegas dengan berlahan, Vegas langsung berdiri menyadari kehadiran kucing kecilnya, saat berhenti di depan kekasihnya itu, Vegas menarik tubuh Pete dalam pelukan erat. Tanpa sadar airmatanya jatuh.
Pete membalas pelukannya. Mereka berdiri berpelukan dalam waktu yang lama.
Hanya berdiri dan merasakan kehadiran satu sama lain dalam pelukan.
*******
Flashback di ruang sidang
"Kami juri telah meninjau bukti yang diajukan pada kami dan sesuai dengan hukum, keputusan ini tanpa memihak siapapun dan sudah sesuai berdasarkan bukti dan kesaksian yang diberikan. Kami, juri sepakat menemukan bahwa terdakwa Korn Tanawat TIDAK BERSALAH atas tuduhan penculikan, TIDAK BERSALAH atas tuduhan pemerasan. Selanjutnya juri sepakat menemukan bahwa terdakwa Korn Tanawat BERSALAH atas tuduhan pembunuhan tingkat dua, BERSALAH atas tuduhan kekerasan anak dan eksploitasi anak dibawah umur, BERSALAH atas tuduhan ......"
Daftar dakwaan terus berlanjut dan nafas vegas tercekat pikirannya langsung kosong. They did it. Mereka memenangkan kasus ini. Vegas merasakan Kinn menarik-narik ujung lengan jasnya untuk tetap memperhatikan sisa putusan.
"Juri merekomendasikan bahwa terdakwa Korn Tanawat dijatuhi hukuman penjara selama lima belas tahun atas pembunuhan korban Gun Tanawat. Selanjutnya terdakwa dijatuhi hukuman satu tahun setiap anak untuk dakwaan kekerasan anak dan ekspoitasi anak. Terdakwa dijatuhi hukuman....."
Vegas terduduk kembali ke kursinya. Masih tidak percaya apa yang dia dengar. Mereka menang. Kinn bergegas ke hadapan hakim untuk menandatangani dokumen putusan dan lainnya.
Total 37 tahun penjara tanpa pembebasan bersyarat, dengan tambahan 10 tahun penjara dengan kemungkinan pembebasan bersyarat dan denda seharga penthouse dan mobil mewah Vegas jika disatukan.
"Not so fast, nona Sarah" hakim menghentikan langkah Sarah yang hendak meninggalkan ruang sidang. Dia menegang, dan kemudian mengangkat kepalanya dengan sikap angkuh. "Anda masih perlu mempertanggungjawabkan tindakan anda dalam kasus ini, ada indikasi suap dan pemerasan disini. Keamanan, tolong tahan nona Sarah"