Ch 12. The interruption

2.1K 178 5
                                        

Pete sedang tidur, dadanya naik turun bernafas dengan tenang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Pete sedang tidur, dadanya naik turun bernafas dengan tenang. Vegas sudah membersihkannya memakaikan baju dan celananya kembali dan menarik selimut hingga dada Pete agar dia tetap hangat.

Setelah Pete mencapai titik kenikmatannya, dia langsung tertidur, meninggalkan Vegas dengan penuh kekaguman. Dia juga terkejut, karena akhirnya dia bisa mendengar suara Pete menyebut nama Vegas walaupun sangat pelan.

Pete memanggil namanya di saat bahagia itu. Tidak ada yang sebanding dengan ini, suara paling indah keluar dari bibir kucing kecilnya. Vegas sangat ingin mendengar suara itu lagi, dan bersumpah akan melakukan apapun untuk mendengar suara itu lagi.

Suara bel dari pintu depan mengejutkan Vegas. Dia bangkit dari tempat tidur sepelan mungkin agar tidak membangunkan Pete. Sekarang sudah hampir tengah malam, siapa yang kesini malam-malam seperti ini. Vegas membuka pintu dan terkejut melihat seseorang yang berdiri di depannya.

"Sarah..?"

"Hai Vegas!" Dia tersenyum cerah dan dengan tidak tau malu mendorong Vegas menerobos masuk ke penthouse itu. Dia sempoyongan ketika membuka sepatunya. Sarah mengenakan celana olahraga dan oversize Hoodie, tercium bau alkohol dari tubuhnya.

Vegas menghela nafas.
"Apa yang kau lakukan disini?"

Sarah mengabaikannya malah melenggang masuk seenaknya seperti rumah sendiri.
"Ambilkan aku segelas air, Vegas"

"Sure, just make yourself comfortable."

Vegas ke dapur mengambil segelas air untuk Sarah, dia masih penasaran apa yang Sarah inginkan malam-malam ke rumahnya. apa karena wanita itu sedang mabuk hingga dia tidak bisa berfikir jernih dan tidak sadar ke rumah Vegas. Ketika Vegas hendak kembali ke ruang tamu, tiba-tiba dia mendengar jeritan dari kamar tidurnya. Tak ayal dia menjatuhkan gelas langsung berlari ke kamarnya. Di kamar itu dia melihat Sarah terduduk di samping tempat tidur menunjuk Pete dengan mulut terbuka. Kucing putih itu duduk membeku, mencengkram selimut menarik hingga kehidungnya.

"What the fuck, Sarah? Buat dirimu nyaman maksudku di sofa, bukan kekamarku"

Vegas menarik lengan Sarah dan mendorongnya keluar dari kamar itu. Sarah menurut tanpa banyak bertanya.
Vegas menoleh ke kucing kecilnya yang ketakutan diatas tempat tidur.

"Pete baby? Apa kau baik-baik saja?" Vegas mengusap pipi Pete dengan lembut.

Pete mengerjap, apa yang sebenarnya terjadi barusan? Apa itu mimpi atau kenyataan. Dia sedang bermimpi indah tapi jeritan seseorang membangunkannya. Seorang wanita aneh datang dan menarik selimutnya. Pete tidak tau apa yang terjadi dia membeku. Masternya duduk di sampingnya, membelai kepala dan punggungnya dengan lembut. Pete hanya mengangguk dengan pertanyaan mastermu tadi.

"Dia Sarah" Vegas menghela nafas.
"Aku tidak tau kenapa dia kesini. Tapi kau tidak perlu khawatir. Kau boleh tidur lagi"

Pete menggelengkan kepalanya. Tidak mungkin dia bisa tidur kembali. Jantungnya berdegup kencang dan adrenalin membakar otot-ototnya. Dia melirik kamar mandi lalu menatap Vegas, dan Vegas langsung mengerti apa yang diinginkan kucing kecilnya.

My lovely PetCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang