xii

5.1K 541 58
                                        

Keesokan harinya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Keesokan harinya. Seperti biasa Shani yang sudah mengenakan seragam lengkap akan berdiri di depan gerbang rumahnya menunggu kedatangan Gracia

Tak lama waktu berselang Gracia pun datang "Dengan Mba Shani?" Gracia bertanya seolah olah dirinya adalah seorang driver ojek online

"Iya betul, Kak" jawab Shani meladenin gurauan Gracia

"Tunggu dulu, Mba. Jangan dulu naik" kata Gracia saat Shani mulai melangkah ke arahnya

"Loh, kenapa? Bannya kempes ya, Kak?" tanya Shani yang melihat Gracia turun dari motonya

"Aduh iya nih Mba, ban saya meleyot ngeliat kecantikan Mbanya" kata Gracia dengan masih bergurau

"Hah, serius bannya kempes?" tanya Shani yang mulai serius

"Ck, becanda Shan.." kata Gracia

"Terus kenapa kamu turun?" tanya Shani

"Ngambil ini" kata Gracia sambil menunjukan sebuah helm berwarna kuning yang baru ia keluarkan dari bagasi motornya

"Pake ya, aku juga pake. Warnanya sama biar kita jadi Upin Ipin" kata Gracia saat menyerahkan helm tersebut pada Shani

"Upin Ipin kan kuning biru" kata Shani begitu menerima helm tersebut

Gracia nyengir sambil mengaruk kepalanya "Ipin juga pasti pernah pinjem bajunya Upin, jadi akan ada saatnya dimana mereka berdua kuning kuning" kata Gracia ngarang

Shani terdiam "emang iya?" tanyanya

"Ya udah sih dari pada mikirin Ipin pinjem baju Upin mending sekarang kita berangkat, udah siang soalnya"




Jam istirahat sedang berlangsung dan saat Gracia sedang berjalan di pinggir lapangan. Tanpa disadari sebuah bola basket tengah melayang tepat menggarah kekepalanya

Dan sedetik kemudian..

Bug' Bola tersebut menghantam kepalanya dengan cukup keras. Jika saja Gracia tidak langsung berpegangan pada tiang maka dapat dipastikan dirinya akan jatuh tersungkur

Gracia memegangi kepalanya yang terasa pusing sampai akhirnya seorang pria menghampirinya

"Lo ga papa?" tanya pria tersebut

Tanpa mereka sadari beberapa murid lain mulai memperhatikan mereka

"Gapapa gapapa" jawab Gracia padahal saat itu kepalanya masih berdenyut dan pusing

"Sorry sorry gue ga sengaja" kata pria tersebut

Gracia menoleh pada pria yang sedari berada di sampingnya namun tak sempat ia lihat wajahnya

"Gue ga-" perkataannya terhenti begitu mengetahui siapa pria itu

Plak' sebuah tamparan Gracia layangkan pada sosok pria tersebut yang ternyata adalah Marvel

Beautiful DadTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang