Raden kian Santang final season part 9.

1K 62 16
                                        

Saat ini Balairung menjadi sunyi setelah Raden kian Santang memutuskan untuk pergi memondokan dirinya di padepokan
Syekh Quro guru dari ibundanya
Serta gurunya sendiri namun,

Raden banyak catra memohon pada sang adik untuk tidak pergi dirinya
Sungguh menyesal kenapa dia tidak
Membela rayinya ini.

______________________________________

Raden banyak catra.
"Rayi Raka mohon jangan pergi dari
Istana Raka tau kami bersalah namun
Kami menyesal sudah mempercayai
Fitnah itu Rayi" ucap Raden banyak
Catra.

Raden kian Santang memejamkan
Matanya dirinya sekarang benar benar butuh ketenangan apa rakanya
Banyak catra tidak tau itu.

Raden kian Santang.
"Maaf Raka aku hanyalah manusia yang memiliki hati dan perasaan
Aku butuh ketenangan saat ini jadi maafkan diriku yang harus pergi meninggalkan istana dan beri aku waktu tiga bulan untuk berada di
Padepokan Raka" ucap Raden kian
Santang.

Raden banyak catra.
"Baiklah Rayi Raka paham berhati hatilah di jalan dan cepatlah kembali ke istana Rayi" ucap banyak catra .

Raden kian Santang.
"Insya Allah Raka, ayahanda ibunda
Ananda mohon pamit untuk berangkat kepadepokan kakek guru"
Ucap Raden kian Santang.

Prabu Siliwangi dan ketiga ratu Padjajaran menganggukan kepala
Mereka dan hari itu juga Raden kian
Santang pergi ke padepokan syekh Quro untuk menenangkan hati nya.

Sementara itu Raden Abikara yang
Mendengar jika rayinya memutuskan
Untuk menenangkan hatinya di
Padepokan milik kakek guru mereka pun setuju dirinya ingin mengantar
Sang adik namun dia juga harus memberi pelajaran pada wiramantri.

Raden Abikara.

"Prajurit "pangil Abikara.

Prajurit : sendika Gusti Raden .

"Antar aku kepenjara tempat wiramantri " ucap Raden Abikara.

Penjaga penjara langsung membawa
Raden Abikara ketempat dimana wiramantri di penjara, wiramantri
Yang melihat Raden Abikara bergetar ketakutan karena merasakan aura
Membunuh milik Raden Abikara.

Dengan menahan amarahnya Raden
Abikara mulai mengintrogasi
Wiramantri apa tujuannya mengadu
Domba dua kadipaten Sumedang larang dan Cirebon.

Raden Abikara.
"Kau yang bernama Wiramantri seorang kacung yang dengan beraninya mengadu domba kedua keluarga Cirebon dan Sumedang larang,hei ,apa tujuan mu itu jawab pertanyaan ku atau kau akan aku habisi sekarang juga bedebah"ucap
Raden Abikara.

Wiramantri merasa tertekan dengan aura milik Raden Abikara yang
Membuat nya tidak bisa bernafas.

Wiramantri.
"A ampun gusti Raden saya hanya
Disuruh untuk mengadu domba
Antara Sumedang larang dan Cirebon
"Ucap wiramantri.

Raden Abikara
"Lalu apa penyerangan yang melibatkan kedua anak dari paman amuk marugul yang hampir membuat
Yunda Ratna Wulan terbunuh tapi
Malah rayiku yang kena sasaran itu
Juga ulah mu bedebah" ucapnya yang membuat wiramantri tambah tertekan akibat aura Raden Abikara.

Wiramantri: y ya itu j juga ulah s saya
Gusti Raden t tapi s semua itu s saya
Hanya menjalankan perintah Raden
Tolong ampuni hamba Raden.

Raden Abikara.
"Kau pikir aku perduli huh setelah apa yang kau lakukan pada keluarga
Ku dan membuat yunda dan rayiku
Hampir celaka kau pikir aku akan mengampuni mu hah , sekarang katakan siapa yang menyuruh mu" ucap Raden Abikara yang sudah naik
Pitam.

Wiramantri: y yang menyuruh hamba adalah Gusti ratu dewati istri keempat prabu Siliwangi Raden .

Langsung saja Amarah Raden kian Santang meledak dan hampir dirinya
Menghabisi wiramantri jika tidak
Di hentikan yundanya Rara Santang.

Raden Abikara/nyimas Rara Santang.
"BEDEBAH KARENA ULAH MU PADJAJARAN DI AMBANG KEHANCURAN KARENA PERANG
SAUDARA , KARENA ULAH MU JUGA
RAKA GAGAK NGAMPAR DAN IBUNDA AMBET KASIH MEMBENCI
RAYIKU KIAN SANTANG BAHKAN

MENYAKITI SEEKOR KUMBANG
SAJA DIRINYA TIDAK BERANI
DAN KAU MANUSIA BIADAB
BERANINYA KAU MEMFITNAH RAYIKU MERAMPOK HARTA WARGA

MENCULIK PARA ANAK GADIS WARGA UNTUK DI JADIKAN TUMBAL
HINGGA MEMBUAT IBUNDA AMBET KASIH DAN RAKA GAGAK NGAMPAR
MEMBENCINYA,KAU MANUSIA IBLIS
WIRAMANTRI AKU AKAN MENGHABISI MU BEDEBAH" amuk
Raden Abikara yang sudah mengeluarkan ajian Patra yitma milik nya namun belum sempat Raden Abikara menyerang dirinya sudah di hentikan prabu Siliwangi yang kebetulan setelah melepas putra bungsunya tadi dia langsung kepenjara bawah tanah bersama
Keluarga Sumedang larang dan akhirnya.

Terkuak sudah dalang dari semua ini adalah ratu dewati.

Prabu Siliwangi.
"Hentikan putra ku Abikara
Kita akan selesaikan masalah ini secepatnya dan Dinda Ambet kasih
Putraku gagak ngampar kalian dengar sendiri bukan apa yang wiramantri
Ucapkan" ucap prabu Siliwangi tegas.

Bunda ratu ambet kasih meluruh dirinya sudah menyakiti hati putra sambungnya yang sangat menghormati dirinya .

Begitu juga Raden gagak ngampar yang memandang kosong atas apa
Yang sudah diri nya lakukan pada adik satu ayahnya itu dirinya melangkah gontai menghampiri
Wiramantri.

Raden gagak ngampar.
"Kau bedebah wiramantri, R Rayi" ucap Raden gagak ngampar yang langsung berlari keluar dari penjara bawah tanah dan segera keluar dari istana dirinya sangat tau Rayi nya kian Santang bukan akan memondokan diri tapi Rayi nya itu akan mengembara,ya Raden kian
Santang akan mengembara jika ada dua hal yang menyakiti dirinya.

Yang pertama adalah kecewa dan
Penghianatan dan saat ini Raden kian Santang sangat kecewa dengan ulah Raka nya Raden gagak ngampar.

Raden gagak ngampar mencari keberadaan sang adik namun dirinya
Tidak menemukan keberadaan sang adik, Raden gagak ngampar meluruh dan menyesali perbuatannya.

Raden gagak ngampar.
"Maafkan Raka Rayi , Raka bersalah
Kau mempercayai Raka namun Raka
Menghancurkan kepercayaan mu Rayi maafkan Raka " ucap Raden
Gagak ngampar meluruh ketanah dirinya gagal mencegah rayinya
Meninggalkan istana Padjajaran

Sungguh Raden gagak ngampar
Sekarang sangat menyesali semua
Perbuatannya dan dengan hati yang hampa Raden gagak ngampar kembali dengan tangan kosong.

Setelah Raden gagak ngampar menghilang Raden kian Santang
Keluar dari persembunyian nya.

Raden kian Santang.

Maafkan aku Raka, maaf jika aku sudah membuat mu kecewa namun
Akulah yang sangat kecewa pada mu
Raka mudah sekali Raka mempercayai orang yang jelas jelas ingin membuat Padjajaran hancur
Raka jadi maafkan aku jika aku pergi"
Batin Raden kian Santang yang langsung pergi meninggalkan kota raja dan memulai pengembaraan
Nya.

Sementara itu diistana Padjajaran sidang wiramantri di Balairung di buka semua yang hadir dalam sidang ada disana bahkan rakyat Padjajaran sangat marah atas apa yang menimpa

Raden tercinta mereka bahkan warga
Yang di bantu Raden dan juga prabu
Anom surawisesa memberikan kesaksian dan membela dua pemimpin yang menurut mereka sangat Arif dan bijaksana.

Prabu Siliwangi.
" Aku sudah mendengar semua pengakuan dan juga para saksi mengenai fitnah yang terjadi pada
Kedua putraku kian Santang dan juga putra ku surawisesa dan kau wiramantri aku akan jatuhkan hukuman mati untuk mu dan Dinda

Dewati kanda pikir diri mu benar benar sudah bertaubat namun ternyata tidak dengan ini aku memutuskan mencabut gelar mu
Sebagai ratu Padjajaran dan mahkota Padjajaran yang tersemat di kepalamu kanda akan cabut kembali

Dan untuk putra ku Jaka Purana karena kau sudah membantu ibunda
Mu maka dengan ini kau berserta ibunda mu aku asing kan namun sebelum itu ayahanda akan cabut Kanuragan kalian berdua.

Untuk Dinda Ambet kasih serta putraku gagak ngampar atas permohonan ananda kian Santang hukuman kalian adalah kalian akan di kurung diistana Padjajaran kalian tidak di perbolehkan keluar atau kembali ke Sumedang larang " ucap prabu Siliwangi.


Bersambung.

Raden kian Santang Final SeasonCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang