Saat ini Raden kian Santang sedang ,
Beristirahat di wisma dirinya tersenyum kala dirinya teringat masa
Lalu nya dulu dia pernah mengembara bersama kedua bocah kecil yang dia anggap teman nya sendiri mereka adalah ujang dan Unang.
Raden kian Santang.
"Rindu sekali rasanya aku dengan,
Kalian Ujang , Unang kira kira kalian
Sekarang ada dimana ingin rasa nya aku bertemu kalian berdua" ucap Raden kian Santang, yang di dengar Raka nya layang Kusuma.
Raden layang Kusuma.
"Siapa Ujang dan Unang itu Rayi" ucap Raden layang Kusuma yang di
Ikuti kedua rayinya di belakang nya .
Raden kian Santang.
"Raka, masuklah , Ujang dan Unang mereka berdua adalah anak kecil yang menemani ku dulu saat aku,
Mengembara Raka , dan kedua nya adalah anak dari warga Padjajaran aku juga sangat dekat dengan orang tua mereka "ucap Raden kian Santang pada ketiga Raka nya.
Raden banyak catra langsung mendekati Rayi nya tersebut,
Dengan heran diri nya bertanya.
Raden banyak catra.
"Raka sangat penasaran, apa kau tidak memiliki teman atau sahabat dari kalangan bangsawan Rayi" tanya Raden banyak catra.
Raden kian Santang hanya tersenyum,
Lalu menjawab pertanyaan Raka nya
Tersebut.
Raden kian Santang.
"Aku memang tidak memiliki teman atau sahabat, dari kalangan bangsawan Raka namun aku memiliki dua orang teman dari rakyat biasa karena bagiku mereka tulus ,
Menjadi teman ku namun, kami harus berpisah karena saat itu ayahanda meminta ku pulang ke Padjajaran dan aku harus mengakhiri
Pengembaraan ku dan Ujang juga Unang kembali pada orang tua mereka masing masing Raka" ucap nya sedih.
Raden layang Kusuma memeluk Rayi
Nya saat melihat Rayi kesayangan
Nya sedih.
Raden layang Kusuma.
"Jangan bersedih Rayi, kau mau kerumah kedua teman mu itu" tanya Raden layang Kusuma.
"Apa boleh Raka , jujur aku ingin
Sekali bertemu lagi dengan kedua nya
"Ucap Raden kian Santang dengan binar bahagia di mata nya.
Ketiga Raka kian Santang tersenyum
Melihat Rayi kesayangan mereka ,
Tersenyum lagi.
Raden gagak ngampar.
"Tapi dengan ijin ayahanda dulu,
Rayi kami tidak bisa jika tidak ada
Ijin dari ayahanda Rayi, sebaik nya kau tidur ini sudah malam d"ucapagak ngampar.
"Ya Raka" ucap Raden kian Santang.
Yang langsung tertidur dengan pulas nya .
Setelah Raden kian Santang tertidur
Dengan pulas nya, Raden walangsungsang tersenyum tentu,
Dia sangat mengingat siapa itu
Ujang dan Unang dua bocah kecil
Yang selalu menemani sang adik .
Rsden walang sungsang.
"Kau pasti sangat merindukan teman teman kecil mu ya rayi , maafkan Raka jika Raka terkesan mengekang
Mu, tapi kami semua melakukan ini
Demi keselamatan dirimu Rayi" ucap Raden walang sungsang.
Raden gagak ngampar.
"Sudahlah Rayi, kita keluar saja
Biarkan Rayi kian Santang istirahat,
"Ucap Raden gagak ngampar.
Raden walang sungsang segera meninggalkan wisma Rayi nya,
Begitu juga kedua Raka nya dan
Mereka kembali ke wisma masing
Masing.
Pagi tiba Raden kian Santang,
Yang baru saja menyelesaikan sholat subuh dan mengajinya saat ini sedang , berada aula perjamuan untuk sarapan pagi bersama keluarga nya .
Siliwangi"putraku kian Santang" pangil prabu Siliwangi.
Kian Santang yang di panggil ayahanda nya pun menoleh.
Kian Santang" ya , ayahanda ada apa"
Jawab Raden kian Santang.
Siliwangi" ayahanda dengar dari ,
Raka mu layang Kusuma kau
Merindukan teman kecil mu kalau ,
Tidak salah nama mereka Ujang dan
Unang bukan putra ku"tanya prabu
Siliwangi pada putra bungsunya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Raden kian Santang Final Season
FanfictionIni adalah kisah seorang ksatria Padjajaran kesayangan semua rakyat dan keluarga nya apa lagi setelah kesalahpahaman antara para saudara nya membuat Raden kian Santang Menjadi rebutan oleh para saudara nya. Judul hook : Raden kian Santang Final...
