Ima, Peri Kesepian

9 0 0
                                        

Ima adalah seorang peri yang tak bersayap. Ada kecurigaan bahwa dia adalah manusia. Namun, keberadaan manusia sendiri bukanlah hal yang umum terkenal. Ini hanya sebuah rumor yang dibuat oleh penulis yang suka membuat teori.

Dia berjalan sendirian jalanan yang ramai. Oh maksudnya yang ramai adalah bagian atasnya. Ima selalu berlajan di saat peri yang lain memilih terbang.

"Enaknya punya rumah di tempat yang tinggi.

Dahulu Ima memiliki teman semasa kecil. Semakin dirinya dewasa, Ima tak lagi memiliki teman. Mereka semua tak mau repot berteman dengannya yang tak memiliki sayap. Semakin lama, Ima menjadi kesal dengan takdirnya menjadi seekor peri.

Apakah benar manusia ada, di bagian lain dari dunia ini?

Pertanyaan itu sudah tercetus sejak sepuluh tahun lalu. Ima sudah meneliti melalui banyak literatur. Ada teori yang mengatakan bahwa manusia ada saat kita terbang setinggi mungkin. Hanya saja peri yang telah memecahkan rekor terbang tinggi selama tiga bulan mengatakan bahwa tak tanah lain di langit. Hanya ada kekosongan.

Ada juga teori bahwa dunia manusia ada di sumur dalam yang ada di bagian utara negeri beri. Namun, tak ada satupun yang dapat membuktikan keberadaannya.

Jam ini seharusnya orang-orang pergi tidur. Namun, Ima masih di sini dengan mata lebar masih terjaga. Dia menatap langit yang bertabur bintang. Di depannya terpantul warna biru bulan di sebuah danau yang luas.

Dia sesekali melihat lukisan para peri dengan pemandangan bintang yang ada di bangunan tinggi. Ima iri karena pemandangan di atas lebih indah. Ima lalu tertidur di tanah lapang ini.

Ada juga teori bahwa salah satu bintang di langit adalah tempat dimana manusia tinggal. Namun, peri sendiri tak mampu terbang sampai ke bintang. Aneh sekali bukan, padahal mereka bersayap.

Umur peri 30 tahun lamanya. Sekarang usianya 25 tahun. Tidak punya teman, tidak punya keluarga, dan tidak punya pacar. Sepertinya lima tahun dari sekarang Ima akan mati seperti ini.

Ah, meratapi nasih itu hanya membuat dirinya lelah. Yah, dia akan kembali ke rumahnya yang ada di tanah dan kembali menjalani hari sampai 5 tahun kedepan. Kembali menggeluti kegiatannya untuk meneliti rumor tak masuk akal itu mengisi hari sampai kematiannya tiba.

*

*

*

*

*

*

*

*

*

*

Tetaplah benafas meskipun nggak ada yang ngarepin kamu hidup, kamu menganggap hidupmu nggak berguna, dan nggak punya apa-apa.


#Day2 #30DWC #30DWCJilid43


CollectionWhere stories live. Discover now