8- Lingering Around You

1.4K 143 20
                                        

Jangan lupa voment juseyo ❤️✨🥰
————————————————————

Tabib yang memeriksa Mark mengatakan bahwa kondisi pengawalnya tersebut baik-baik saja

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Tabib yang memeriksa Mark mengatakan bahwa kondisi pengawalnya tersebut baik-baik saja. Luka lelaki itu sudah diobati dan menunggu beberapa hari lagi agar sembuh. Tak ada luka patah tulang atau yang lain. Mark dalam keadaan baik namun masih butuh istirahat karena kelelahan. Bagaimanapun juga, hukuman yang Jeno berikan cukup berat. Sehingga energinya pasti terkuras habis selama menahan sakit dari cambukan.



Jaemin yang duduk di samping Mark, menghela nafas lega sambil menggenggam erat tangan lelaki yang masih terbaring tak sadarkan diri tersebut. Genggamannya sangat erat. Kedua tangan Jaemin mengapit tangan kanan Mark.


"Terima kasih, tabib."


Tabib mengangguk. "Sama-sama, Yang Mulia."


"Tolong jaga Mark disini ya. Aku mohon sembuhkan dia. Jangan biarkan Mark kembali ke istana untuk beberapa hari ini. Sampaikan pada Mark untuk menungguku. Aku akan kemari jika ada waktu dan keadaan aman." Jelas Jaemin.


"Siap, Yang Mulia. Saya akan menjaganya sesuai dengan perintah Yang Mulia Ratu."

Tabib menunduk, memberi hormat pada ratu. Jaemin mengulum senyum tipis kepada si tabib. Matanya kemudian beralih ke arah Mark. Senyum di wajah sang ratu menghilang berganti tatapan cemas akan keadaan pengawalnya itu. Tersirat kesedihan di balik mata berbinar milik Jaemin.


Tangan sang ratu bergerak perlahan membelai wajah penuh lebam dan pucat milik Mark. Ia perhatikan wajah lelaki tersebut yang selama ini selalu menjaganya. Jaemin meneteskan airmata.


"Maafkan aku, Mark."


Jaemin pun kemudian berdiri. Ia harus pergi sebelum Jeno yang murka mencarinya. Dengan berat hati, sang ratu meninggalkan rumah tabib bersama dayang Kim yang menemaninya.


***

Tabib yang selama ini dipercayai oleh anggota kerajaan termasuk Jaemin bernama Taeil. Dialah yang selalu dipanggil saat terjadi sesuatu di istana. Dia juga yang mengobati dan merawat Jaemin. Ratunya itu sudah cukup lama sakit sehingga secara tak langsung Taeil akhirnya mengenal Jaemin.


Taeil tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepala. Ia berdiri di ambang pintu rumah dan melihat Mark sedang duduk di teras. Sejak sadar dari pingsannya, Mark duduk di tempat tersebut dengan mata memandang lurus ke arah langit.


"Kalian ternyata memang sedekat itu ya."


Suara Taeil menarik perhatian Mark untuk menoleh ke belakang. Siap untuk mendengar cerita pemuda ini, Taeil ikut duduk di samping Mark.


Your Majesty : MarkminCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang