12- Semua Harus Berubah

1.3K 137 30
                                        

Jangan lupa voment juseyo ❤️🥰✨
—————————————————————

Ujung pedang Lucas mengacung tajam di depan mata Jaemin

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Ujung pedang Lucas mengacung tajam di depan mata Jaemin. Sang ratu tidak bisa melakukan apapun. Ia tertahan oleh sebuah tiang di belakangnya. Jaemin tak bisa pergi. Lucas berhasil membawa sang ratu ke posisi terancam.


Jaemin menatap mata Lucas yang menyalang puas padanya. Tetapi, tatapan Lucas berubah saat sang ratu tiba-tiba menyeringai. "Kamu pasti mengira aku sebodoh itu bukan ?"


Lucas menyatukan kedua alisnya. Ia dibuat bingung menyadari Jaemin yang sama sekali nampak tidak ketakutan. Sang ratu malah semakin tersenyum tak kalah licik dan menatapnya dengan berani.


Tanpa Lucas sadari, Mark keluar dari persembunyiannya bersama para pasukan lainnya. Lucas melirik menggunakan ujung matanya. Ia bisa melihat bahwa disekelilingnya penuh dengan barisan para pengawal dan penjaga istana.


Jaemin mendongakkan dagu dengan angkuh. Tangannya bergerak menyengkirkan pedang yang mengacung padanya. Lucas tidak bisa berbuat apapun. Ia jelas akan kalah telak melawan semua prajurit ini. Dengan wajah geram, Lucas menyerahkan diri.


Trang!


Pedang besi itu jatuh ke tanah. Kedua tangan Lucas terangkat. Dengan perintah Mark, para prajurit langsung mengamankan Lucas dan mengikat kedua tangannya menggunakan tali kawat. Lucas melihat ke arah Jaemin dengan tatapan tajam dan marah. Ia terus melihat ke arah sang ratu dengan mata membara saat para prajurit mengikat tangannya.


"Bawa dia ke tempat hukuman. Siksa dia sampai dia mengaku siapa yang memerintahkannya untuk membunuhku." Titah Jaemin.


"Baik yang mulia ratu !"


Para prajurit itu akhirnya membawa Lucas pergi. Mereka menyeret tubuh Lucas dengan paksa. Mata Jaemin tetap tertuju kemana Lucas pergi. Dari mata Lucas, ia mengerti betapa amarah atas kekalahan ini dirasakan oleh pemuda itu.


"Yang mulia baik-baik saja ?"


Mark bertanya sambil menyentuh kedua bahu Jaemin. Sang ratu melihat ke arah Mark sambil mengangguk.


"Sudah kubilang. Aku akan baik-baik saja."


Mark bernafas lega. Meskipun ini bagian dari rencana mereka berdua dan Renjun, tetapi melihat bagaimana pedang Lucas melayang bebas hingga nyaris mengiris leher ratunya, Mark hampir dibuat tak bernafas. Perasannya dibuat tak karuan selama menunggu Jaemin memberi kode padanya untuk keluar dari persembunyian.



Your Majesty : MarkminCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang