Untuk Nenek
Kamu itu lusa
Hari kemarin kamu lupakan
Masa lalu kamu relakan
Hidup kamu memasadepankan
Aku ini senja
Pemikiranku kolot
Terlingaku bolot
Pertimbanganku tidak berbobot
Senyummu itu sama seperti bulan temaram
Seringkali sabitnya diberikan pada orang lain
Sedang seutuhnya ada padaku
Cinta kasihku ini
tidak dapat dibandingi
dengan kakek-kakek lain,
Walau mereka ada yang lebih
berotot,
melotot,
dan ngotot,
Bahasaku ini hanya milikku
dan ini untukmu.
Dari Kakek
KAMU SEDANG MEMBACA
Bicaralah: Dunia Tidak Benar-Benar Memperhatikanmu
PoesiaJika aku punya kesempatan untuk berbicara, aku akan berbicara walau dunia tidak benar-benar memperhatikan perkataanku. Untaian kata yang tadinya hanya disimpan secara pribadi oleh penulisnya. Rasanya, mereka pantas diketahui oleh dunia. Orang-orang...
