Dimulai dari takjub,
kau bersinar terang.
Kau menghiasi rumah tinggalku,
menjadi seorang pelita di alam kelam.
Siapakah aku ini?
Sebuah belati di persimpangan jalan.
Mengumpat, membunuh, mencuri, merusak.
Tetapi, kau
Kau tak pandang hina aku.
Baganmu terang benerang.
Aku tak berkata-kata, tak mau.
Bawaku lebih dekat kepadamu
KAMU SEDANG MEMBACA
Bicaralah: Dunia Tidak Benar-Benar Memperhatikanmu
ŞiirJika aku punya kesempatan untuk berbicara, aku akan berbicara walau dunia tidak benar-benar memperhatikan perkataanku. Untaian kata yang tadinya hanya disimpan secara pribadi oleh penulisnya. Rasanya, mereka pantas diketahui oleh dunia. Orang-orang...
