Tak seperti di hari-hari biasanya, situasi yang berbeda sedang terjadi di jurusan yang berada di lab PK depan ini.
Dimana hari ini mereka dipulangkan agak telat dari biasanya. Hal ini dikarenakan salah satu siswa di kelas itu membuat masalah, sehingga siswa lainnya pun ikut menerima akibatnya dengan dipulangkan telat."Saya tinggal sebentar, ada urusan mendadak".
"Tidak ada yang boleh pulang, sebelum saya kembali".Demikian ucap guru yang mengajar di kelas mereka sebelum beliau pergi, namun sampai setengah jam belum juga ada tanda-tanda guru tersebut kembali ke kelas.
"JING! KEMANA SI ANJIR PAK SURYA KOK BELUM BALIK-BALIK, GUE PENGEN TIDUR DI KASUR".
Ungkapan kekesalan dilontarkan dari salah satu siswa yang kini sedang memojok di antara kursi dan meja di belakang.
"Ini siapa si yang ngomong? Ada suaranya kok ga ada wujudnya?"
"Asli tuh dia udah kesel banget pasti, wkwkwk".
"Gara-gara 1 orang doang anjir, sekelas jadi kena getahnya".
Murid yang lain pun juga tak kalah jengkelnya dengan keadaan yang terjadi sekarang. (tanpa tahu keadaan di luar akan lebih membuat mereka jengkel).
Kemudian salah satu siswa yang sedang enak-enak rebahan di lantai pun menyahut pembicaraan mereka.
"Ayo kita pulang aja, lagian ini juga udah telat banget, mau sampai kapan kita di sini? Sampai Maghrib?"
"Gue juga mau latihan, terlambat dikit ga ngaruh".Lelaki dengan perawakan tidak terlalu tinggi, dada bidang, sehingga proporsi badannya cukup pas, dengan kulit tan-nya.
Lelaki tersebut bernama Ajun."Emang boleh?"
"Boleh dong". -Ajun
"Beneran boleh, Jun?"
"Iya". -Ajun
"Yaudah, gue cabut sekarang".
"Kalo dimarahin, ntar kita tumbalin Ajun"."Asu". -Ajun
Ditengah percakapan Ajun dengan teman-temannya, tiba-tiba saja seorang siswa menyeletuk dari bawah kursi.
Lelaki dengan hoodie hitam, dan masker hitam yang turut menutupi wajahnya (nampak seperti wibu).
Ia bernama Kenan."Kalian pada denger ga sih? Dari tadi di luar rame banget. Orang-orang juga pada teriak-teriak". -Kenan
"Iya, denger".
...
"WOI! JANGAN PADA KELUAR DULU!" -Ajun
"APASI, JUN?!"
"GUE DI CHAT TEMEN GUE ANJIR! KATANYA DI LUAR ADA SERANGAN ZOMBIE".
"DI SINI UDAH PALING AMAN!" -Ajun"Zombie?"
"Pftt...dan lu percaya gitu kalo ada zombie?"
"Terserah si kalo ga percaya". -Ajun
"Ini gue juga dikabarin sama temen gue dadi jurusan sebelah, kalau di luar emang beneran ada zombie". -Kenan
"Temen?"
"He'em". -Kenan
"Temen apa temen?"
"Bukan waktunya buat itu".
"Udah ada yang pulang?" -Kenan"Udah, si Udin".
"Lah, gimana si...dia yang buat gara-gara, dia yang kabur duluan."
"Waduh, gimana kalo dia kembali ke sini udah jadi zombie?"
"Biarin anyink, bodo."
"Hust! Lambemu!" -Kenan
"Temen dari jurusan sebelah?"
"Temen lu siapa, Ken?" -Ajun"Shelli". -Kenan
(?)
"GAWAT!" -Ajun
"APA?!" -Kenan
"NGAGETIN AJA ANJIR."
"Mereka sekarang di mana, Ken?" -Ajun
"Mereka siapa?" -Kenan
"Kalau ada Shelli, ga mungkin ga ada Hanum kan?"
"Ga mungkin juga kalo Hanum udah pulang, soalnya katanya serangannya masih sedikit murid yang pulang, sementara BP pulangnya lumayan akhir-akhir". -Ajun"?"
"Lab BP belakang". -Kenan"Kayaknya di sini doang deh yang aman".
"Gue pergi duluan ya, kalo gue ga balik tolong dimaklumi". -Ajun
"KOK NGOMONGNYA GITU IH?!"
"Ya sukur-sukur kalo bisa balik nanti, wkwk". -Ajun
Setelah itu, Ajun langsung pergi menghilang dari hadapan mereka. Ia dengan sekuat tenaga mencari jalan yang masih 'aman' dari serangan makhluk tersebut.

KAMU SEDANG MEMBACA
SCHOOL HOME ATTACK
Teen Fiction"pokoknya kita semua harus selamat, kita harus keluar dari sini bareng-bareng".