Setelah acara makan malam keluarga semalam, lisa memutuskan menginap di rumah jennie dan berujung kesiangan, untung saja helikopter yang bisa mereka bisa andalkan selalu terbang tepat waktu. Namun hal paling menyebalkan adalah ditengah jam pelajaran lisa harus izin pulang lebih dulu karna sang kakek terlibat kecelakaan kecil saat perjalanan menuju kantor dan menyebabkannya harus di rawat di rumah sakit, lukanya tak serius hanya kemungkinan kakiknya terkilir dan ada memar di keningnya karna terbentur stir. Salahkan pak tua itu yang selalu ingin menyetir sendiri ketika berkerja dan berakhir tertabrak orang lain yang hendak memutar balikan mobilnya. Sebetulnya tidak masalah karna sebagai cucu yang menyayangi kakeknya ia sangat khawatir terhadap keadaan sang kakek.
Karena ada janji dengan jennie dan teman temannya lisa memutuskan umtuk kembali ke busan pada siang harinya menggunakan mobil. Jalanan yang sedikit macet membuat ia harus beberapa kali menggeram karena kesal, hingga bermenit menit ia menunggu jalanan akhirnya bergerak, lisa menancapkan gas sesuai aturan yang tertera dibeberapa plang lalu lintas.
Ponselnya berdering dengan sabar lisa berusaha meraih ponsel yang ada di jok sampingnya, jari panjangnya perlahan meregang ia mendengus karna ponselnya makin menjauh. Memperlambat laju mobilnya lisa akhirnya secara brutal mengambil ponsel yang kini ada di tangan kirinya, sembari melirik ke arah jalanan lisa sesekali melihat layar ponselnya ada nomor tak bernama di bubble notifikasi itu, ia mengerutkan keningnya. Namun panggilan itu kembali tersambung dengan cepat ia mengangkat panggilan itu.
"Siapa ini?"
"Haruskah aku memperkenalkan namaku untuk kesekian kalinya?" Suara itu amat menggelegar di telinga lisa.
"Aku tae, kim taehyung, jangan bilang kau tak menyimpan nomorku" tambahnya.
Lisa mengubah raut wajahnya menjadi malas, sebenarnya nomor itu sudah beberapa kali menelponnya saat lisa masih berada di rumah sakit sedangkan ponselnya ia simpan di dalam tas jadi ia tak mengiraukannya.
"Sebenarnya apa yang kau inginkan?" Jawab lisa.
"Hei ayolah, bahkan percakapan kita malam itu belum selesai. Kenapa nada bicaramu ketus sekali"
"Tae, langsung saja ke intinya. Jika kau masih ingin aku membahas jennie maka berhentilah aku tak ingin mendengarnya" lisa hendak memantikan sambungan telpon itu tapi suara taehyung menghentikan pergerakannya.
"Jika tidak jennie ataupun jisoo, bagaimana jika kau saja? Bukankah appaku menginginkanmu jadi menantunya"
Sebenarnya apa yang diinginkan pria ini? Apakah taehyung memanglah psikopat? Ia bukanlah anak yang selalu berulah dan menyebabkan orang ingin balas dendam padanya tapi kenapa pria ini seakan tiba tiba datang dan menghancurkan kehidupan lisa. Ia sama sekali tak memiliki urusan apapun dengan pria itu sebelumnya, bahkan dia hanya sebatas tahu karena ayah taehyung adalah sama sama pembisnis seperti kakek dan mendiang ayahnya dulu. Disekolah meskipun dulu lisa satu kelas dengan taehyung, ia tak pernah memiliki masalah serius kecuali mereka berada di sanggar yang sama yaitu bidang dance.
"Berhentilah membual tae! Aku sudah berbaik hati tidak melaporkanmu pada polisi sesuai kemauan suzy. Seharusnya kau bersyukur dicintai oleh gadis sebaik suzy dan tidak bertingkah seperti pria hidung belang pada setiap wanita!"
Mengingat beberapa saat kebelakang, disaat lisa baru saja diberitahu jika jennie dilarikan ke rumah sakit karna pendarahan di toko sayuran, selang beberapa hari pemilik toko sayur itu menelpon lisa dan memberikan rekaman cctv yang memperlihatkan pertikaian antara jennie dan juga taehyung. Awalnya lisa heran kenapa suzy berada di sana, bahkan disamping taehyung. Setelah kemarahannya memuncak ia berniat mencari suzy dan menanyakan beberapa pertanyaan yang membuatnya ingin membunuh taehyung saat itu juga, dan dugaan lisa tepat sasaran taehyung melakukan pelecehan sexual pada suzy yang menyebabkan gadis itu dikeluarkan dari sekolah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Let u go ✔
FanfictionDi dalam kehidupan memang tak luput dari beribu ribu masalah yang datang. Aku mengizinkan seluruh dunia membenciku tapi tidak denganmu. #JENLISA #JENNIE #LISA
