Bab 20. rooftop

3.9K 134 2
                                        

Happy Reading guys!!! ❤

. . .

Sesampainya di sekolah sheila terus saja menggandeng algar tanpa rasa malu sedikit pun, mereka datang ke kelas bersama.

"Ekhem yang udah punya mah beda" sindir dion

"Bawaannya pengen bucin teruss" sahut putra

"Diem lo semua" titah algar mulai duduk di sebelah kenzo.

Berbeda lagi dengan duo aneh itu malah berpelukan"gimana lancar nggak?" tanya Klara menyenggol nyenggol tangan sheila.

Sheila mengancungkan jempolnya "tenang bestie, aman lancar jaya kok"dengan senyumnya yang tak pernah luntur.

" yess... Kita bisa double triple date dong"girang klara

"Double killdeath , what?? Lo mau ngajak gue mati"kejut sheila

" ck, DOUBLE TRIPLE DATE itu semacam kencan bareng, gue sama kenzo dan lo sama algar gituuu shei, ah lo bego banget"kesal klara

Sheila tertawa "iya iya sorry, gue kudet"

Seseorang menyodorkan sekotak makanan ke meja Sheila membuat kedua gadis itu mendongak melihat pelakunya.

"Shei ini buat lo" abra memberikannya kepada Sheila dengan senyumannya yang tulus, Sheila masih ragu harus menerima nya atau tidak karena takut membuat algar marah.

Dan benar saja, algar dari tadi sudah melihat gerak gerik abra yang baru masuk ke kelas sampai ke meja pacarnya memberi sekotak bekal, seharusnya itu normal tapi algar tidak suka melihat itu rasanya hatinya seperti terbakar, pelampiasannya saat ini meremas kertas berusaha mencegah kemarahannya.

Sheila tersenyum kecil terbesit ide jahil di kepalanya sekali kali gak pa pa deh! Buat dia cemburu, Sheila pun menerimanya dengan membalas senyuman itu.

"Terima kasih abra" jawab Sheila dengan mengedipkan sebelah matanya genit ke arah abra.

Tek tek tek! Algar memainkan pulpen nya berusaha sabar.

" nanti mau ke kantin bareng nggak ,istirahat? "Tawar abra

" boleh"

Brak!

Algar berdiri dan menggebrak meja keras sudah cukup ia membiarkan abra , semakin ia biarkan malah melunjak orang itu, algar berjalan hendak melayang kan pukulannya ke abra tapi axel menahannya.

"Al jangan ribut disekolah" peringatan axel

"DIA YANG MULAI" bentak algar menunjuk wajah abra, Sheila terkejut karena Konsekuensinya seperti ini.

"Udah al udah, bra pergi lo sana" usir kenzo, abra segera menurut langsung keluar dari kelas.

Algar melepaskan dirinya dengan kasar melirik Sheila yang diam membawa bekal dari orang sialan itu, dengan kasar algar merebut bekal itu dari tangan sheila.

"Al Al maafin aku , tapi jangan buang makanan itu " kalian tau sendiri kan kelemahan Sheila pada makanan.

Algar mengeluarkan 3 uang lembar berwarna merah dan meletakkannya di tangan Sheila.

"Al aku gak mau ini., aku mau... "

"Dion yang makan" sela algar membuat Sheila langsung diam.

Tanpa mengatakan satu kata lagi algar keluar dari kelas disusul dengan teman temannya.

"Lo sih, mancing emosi orang" klara memukul lengan Sheila.

"Ya kan gue cuma jahil aja ra"

"Lain kali kalau mau jahil itu pikirin perasaannya dulu shei, kesabaran itu ada batasannya" Sheila melongo mendengar kata kata yang dilontarkan klara, tumben sekali dia mengeluarkan kata kata bijak seperti itu.

AlsheiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang