Happy Reading semuanya
Jangan lupa Vote and Komen ceritanya
•••
•
•
•
•
Pagi yang cerah, Lily tiba di sekolah dengan langkah pelan dan senyuman yang mempesona. Matahari pagi memantulkan cahaya keemasan di wajahnya, menyembunyikan segala luka yang tersembunyi di dalam hatinya.
Saat dia berjalan melalui lorong-lorong sekolah, mata semua orang tertuju padanya. Tetapi dia tidak terganggu oleh perhatian itu, dia tetap tenang dan fokus pada tujuannya.
Saat Lily memasuki kelas dengan langkah-langkahnya yang ringan, dia tidak mengharapkan apa pun di luar hari biasa yang menyenangkan di sekolah. Namun....
DUARRR
Happy birthday to you..
Happy birthday to you..
Happy birthday Happy birthday
Happy birthday to you..
Betapa kagetnya begitu dia memasuki ruangan, dia disambut dengan sorak sorai kegembiraan yang menggema di antara teman-teman sekelasnya.
"Happy Birthday bu sekre kita." Teriak Karin memeluk Lily yang masih diam mematung.
"Udah woy peluknya buruan potong kuenya gua belum sarapan ni." Teriak Natan melempar balon balon yang berserakan dimeja.
Mata Lily bergerilya melihat ruangan yang dihiasi dengan balon-balon berwarna-warni, serta meja yang dipenuhi dengan kue dan hadiah-hadiah kecil. Dia tersenyum terkagum-kagum, tidak percaya bahwa teman-temannya telah merencanakan sebuah kejutan ulang tahun untuknya.
"Kenapa bisa kalian repot repot seperti ini?." Tanya Lily menatap teman temannya.
"Ini ulang tahun kamu yang ke 17, wajib kita rayakan, betul apa betul teman teman?." Girang Shira dibalas anggukan anak anak kelas.
"Sorry kita semua telat, ultah lo kemarin kita rayainnya sekarang." Natan mengulurkan tangan kanannya.
"Selamat ulang tahun ya."
Lily tersenyum kemudian membalas uluran tangan Natan. "Ini aja gak gue duga, thanks."
"Cepett potong kuenyaa." Teriak Jojo si gembul gemoy.
'Perasaan lo tadi makan pagi dah bukan sarapan lagi." Kekeh Leora menepuk perut gemoy Jojo.
"Mana kuat liat kue banyak gini." Jujurnya menatap binar kue kue di atas meja.
"Dasar lo gentong."
HAHAHA
"Makasi ya, kejutan pagi yang sangat sangat aku ga kira." Lily menyatukan kedua tangannya. "Maaf banget ngerepotin."
"Hehh gak ngerepotin, udah kita makan kuenya bareng bareng, kasian si Jojo haha." Karin merangkul Lily dan terkekeh.
Suasana pagi itu yang penuh dengan keceriaan dan kasih sayang mengisi ruangan, gaduh riuh terdengar disaat Lily mulai membagikan kue untuk temannya satu persatu.
"Gue dulu lah Ly gak kasian apa." Bujuk Jojo.
"Haha iya Jo ni spesial 4 porsi buat lo." Lily menyodorkan kue dengan potongan yang besar dan disambut girang oleh Jojo.
"Ahh mantap, nanti kalo kurang gua minta lagi ya." Ujar Jojo terkekeh tengil.
"Iya Jo aman."
"Rakus banget jadi orang." Celetuk Natan.
"Bagus la biar perut gua ini terisi gemoy, dari pada lo tipis kaya triplek." Nyinyir Jojo tidak mau kalah.
"Sombong amat kak."
KAMU SEDANG MEMBACA
LILY // (SELESAI)
Teen Fiction⚠️INI HANYA CERITA SINGKAT ⚠️KONFLIK RINGAN "Aku janji tangan kamu yang akan aku genggam di ujung kesuksesan nanti." ~R •• "Pergilah, tugasmu membahagiakan orangtuamu belum selesai." ~L •• "Dan selamat atas pelantikannya." ~L
