"Hyunjin, duduk sini. Ibu masak udang nih!"
Ibu Chris mengayunkan tangannya pada Hyunjin yang hari itu muncul paling terakhir di ruang makan.
"Um....Om..."
Ayah Chris menolehkan kepalanya pada Hyunjin, mengernyit heran melihat gerak-gerik Hyunjin yang tak biasa.
"Kenapa? Mukamu kaya orang nahan pipis gitu sih."
Hyunjin tertawa kecil, malu. Lalu dua tangannya yang sejak tadi disembunyikan di balik punggung terulur ke depan, menyodorkan kotak yang terbungkus kertas kado.
"Ini buat Om."
"Widih, apa nih?" tanya ayah Chris seraya menerima dan langsung membuka kadonya.
Ternyata electric shaver yang pernah dia minta.
"Eh, beneran dibeliin. Makasih loh, Hyun!" ayah Chris menepuk lengan Hyunjin sambil tersenyum lebar.
"Tapi bukan merk mahal. Maaf ya, Om. Next time, kalau uangku udah banyak, bakal aku beliin lagi yang bagusan."
"Hahahaha! Ini juga udah bagus kok."
Lalu Hyunjin melipir ke sebelah kanan ayah Chris di mana Hannah duduk.
"Ini buat Hannah," ujar Hyunjin seraya mengambil kado lain dari paper bag di tangannya.
"OMG aku dapet juga? Aaaah~ makasih Kak Hyunjin."
"Itu juga bukan barang mahal sih, tapi semoga kamu suka ya."
Hannah membuka kadonya dengan semangat, mendapat phone case karakter khas anak perempuan.
"Iiihhhh~ lucu banget!" ujar Hannah lalu memasang phone case barunya.
Hyunjin melipir lagi ke kanan, di mana ibu Chris menyambutnya dengan senyum hangat.
"Hyunjin lihat, Tante suka berkebun. Jadi Hyunjin beliin ini buat Tante."
Hyunjin memberikan beberapa bibit bunga dan juga topi lebar yang akan melindungi ibu Chris dari panas matahari saat berkebun.
Ibu Chris menerimanya dengan senang hati lalu membuka tangannya lebar, mengundang Hyunjin ke dalam sebuah pelukan.
"Makasih ya, Sayang."
Hyunjin mengangguk. "Nanti Hyunjin bantuin nanemnya."
Dan yang terakhir Hyunjin hampiri adalah Chris.
"Buat lo."
Chris menatap kotak kado kecil yang disodorkan padanya. "Gue juga?"
Hyunjin meraih sendiri tangan Chris dan meletakkan kadonya di sana.
"Makasih udah ngenalin gue sama orang-orang baik."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Hyun, kalau gue pindahin lo ke dapur masalah ngga?" tanya Jisung di suatu sore.
Hyunjin yang sedang memakai jaket bersiap pulang hanya menggeleng. "Ngga sih. Kenapa?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Broken Beyond Repair - Hyunjin Centric
FanfictionHyunjin pernah kecewa dan putus asa. Lalu Chris datang bagai pahlawan, menyelamatkan Hyunjin dari dunia abu-abu. Sejak itu, matahari Hyunjin bernama Chris. Lalu bagaimana jadinya jika matahari juga mengkhianati Hyunjin? Hyunjin pernah berdoa, agar...
