Jealousy

185 22 2
                                        

Ctak

Ibu Chris memotong batang mawar yang tua, di sampingnya ada Hyunjin yang memperhatikan dengan baik.

"Hyunjin gak bosen seharian cuma nemenin Ibu?"

Hyunjin melirik ibu Hyunjin yang sudah terasa seperti ibu sendiri.

"Ibu bosen ya lihat Hyunjin ngga ngapa-ngapain? Maaf--"

"Ngga gitu loh." Ibu Chris buru-buru memotong ucapan Hyunjin dan berdiri tegap menghadap Hyunjin. "Ibu seneng ditemenin Hyunjin, tapi kalau Hyunjin di rumah terus, masa muda Hyunjin ga bakal balik lagi loh. Emang gak mau seneng-seneng sama yang lain?"

Pasalnya sejak kasusnya tempo hari, Hyunjin memang belum ke luar rumah sama sekali. Hanya menemani ibu Chris seharian, membantunya memasak, mengurus tanamannya, dan semua hal lain yang sebenarnya sudah cukup mengusir rasa bosan Hyunjin.

Belum ada Hyunjin menjawab, dari arah samping terdengar suara lain.

"Tau nih, lo gak kangen apa sama yang lain?"

Hyunjin dan ibu Chris menoleh nyaris bersamaan, tampak Chris berdiri di pintu samping rumah bersama Minho, Changbin dan Jisung.

"Eh, kok tau-tau rame," balas ibu Chris.

Wanita itu menyerahkan gunting di tangannya pada Hyunjin, memberi isyarat agar Hyunjin menyimpan gunting kembali ke tempatnya.

"Duduk, duduk. Ibu buatin minum ya."

Ibu Chris melipir ke dalam, Chris ikut di belakangnya. Yang lain duduk di kursi yang memang di sediakan di taman, Hyunjin pun ikut duduk setelah selesai merapikan peralatan berkebun.

""Gimana kabar lo?" tanya Minho.

"Baik. Kalian semua ke sini....mau ketemu gue?"

"Lo bertapa terus sih di kamar, jadi ya udah kita aja yang nyamperin," sahut Jisung

"Felix minta maaf ngga bisa ikut, sibuk dia," tambah Changbin.

Hyunjin tersenyum, tulus. "Makasih ya."

"Eh sumpah ya, gue ga tau orang-orang pada tau dari mana lo kerja di restoran nyokap gue, tiap hari fans lo menuhin resto nyokap gue jir," ucap Jisung penuh semangat.

"Masa sih?" Hyunjin berujar skeptis. Bisa jadi Jisung melebih-lebihkan.

"Lo gak percaya? Entar gue rekam! Gue udah bilang padahal, lo lagi libur dulu sampe waktu yang belum ditentukan. Eeeh, tetep aja mereka bolak-balik tiap hari nyariin lo. Ya ada untungnya sih, penjualan jadi meningkat. Soalnya kan udah terlanjur pada duduk masa ngga mesen apa-apa."

Ibu Chris datang bersama Chris, membawa minum dan camilan.

Karena tidak ingin menganggu para anak muda, Ibu Chris kembali ke dalam sementara Chris bergabung dengan teman-temannya.

"Hyun..." Changbin tiba-tiba mengeluarkan sebuah buku catatan kecil dan pulpen.

Hyunjin menatapnya bingung. "Apa?"

"Tanda tangan lah. Mau gue pamerin," jawab Changbin, tersenyum lebar.

Hyunjin tertawa kecil. "Serius?"

"Lah? Ya serius! Nih, buruan, bikin yang bagus!"

Hyunjin, meski merasa geli karena dia bukan artis, tetap menandatangani catatan kecil Changbin.

Changbin bahkan langsung mengeluarkan ponsel berkata akan memfoto dan mengupload tanda tangan Hyunjin di akun Instagram pribadinya.

Belum lagi Jisung yang ikut-ikutan heboh meminta tanda tangan.

Broken Beyond Repair - Hyunjin CentricCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang