7. santai?!

133 11 0
                                        

Setelah bermain di kelas Ilham, aku menuju ke ruang tata usaha karena nama ku di panggil untuk pengukuran ulang baju olahraga.

selesai dari ruangan tata usaha aku pergi ke toilet untuk cuci muka di wastafel

Setelah mencuci muka di wastafel dan bercermin-

"Ups, sorrry" ucapku sambil keluar dari toilet sambil terkejut

Bagaimana aku tidak terkejut, aku melihat 2 orang yang aku tabrak kemarin sedang berciuman di toilet

Aku langsung kembali ke kelas dan mencoba melupakan hal itu

Bel istirahat berbunyi

"Tadi lu liat gua ciuman?" Tanya nya tanya setelah aku keluar pintu kelas

"Boong si kalau gua bilang gua ga liat" jawab ku

"Santai aja, udah rahasia publik kok" ucapnya sambil berjalan menuju kelas

"WHAT?! Dia sadar ngomong kyk gitu?" Tanya ku dalam benak

Aku melanjutkan jalan untuk ke kantin

Selesai memesan makanan aku menghampiri Abel dan Kika

"Gais, kalian tau gaasi yang 2 orang pernah gua tabrak?" Tanyaku

"Tau, kenapa?" Tanya Abel

"Mereka...
pacaran?" Tanya ku

"Lu melihat mereka lagi pelukan mesra atau?" Tanya Kika

"Kissing" jawabku

"Biasalah" ucap mereka berdua

"Tapi ya nis, yang lu harus tau adalah kak Kiki tuh tukang selingkuh" ucap Kika

"Tukang selingkuh?" Tanya ku

"Jadi kak Kiki tuh osis divisi kedisiplinan dan satunya salana. Dia anak IPS 3 sekelas sama Ilham" lanjut Kika

"Nah, gosip yang sangat beredar di sekolah ini tuh mereka emang pacaran tapi kak Kiki tuh sering banget nyelingkuhin si salana. Entah selingkuhnya sama temen sekelas, apk date dan sekarang dia di gosipin si suka sama Ilham" ucap Kika

"Ilham? Pffttt-
Pantesan pas itu dia ngeliatin gua judes banget" ucap ku

"Yah, sekarang lu tau alasannya" ucap Kika

"Tapi-- kenapa salana selalu maafin dan menerima lagi?" Tanya ku

Karena tidak masuk akal bagiku.

"Katanya kak kiki itu cinta keduanya salana, katanya" ucap abila sambil menekan kalimat "katanya" di akhir.

"Kata siapa bil?" Tanya ku

"Lu tau leiyah?" Tanya abila

"Leiyah tau dia, dia gatau leiyah. Gimana si lu" ucap kika

"Tau kok pasti soalnya lu pernah di panggil kepalanya sekolah buat ikut story telling" jawab abila

"Aaa, yang jago bahasa inggris itu?" Tanya ku

"Iyaps, benar sekali" ucap abila

"Salana sama leiyah cukup dekat" ucap kika

Aku hanya mengangguk sebagai respon

Selesainya kita makan di kantin, kita langsung menuju kelas karena sebentar lagi bell akan berbunyi

Dan sesampainya di kelas, Alif menghampiri ku

"Ros, lu udah fix banget ya jadi ketua OSIS." Ucap Alif

"Asiik kali ini ketua OSIS nya dari kelas kita yang di gandrugin semua kalangan" ucap Sissy

"Semua kalangan?" Tanya Cantika

"Iya Cantika Lola, lu gatau kalau si Nisa ini di sukai ga hanya sama cowo tampan tapi juga sama cewe tampan. Iyaa gaa Nis?" Ucap Sissy sambil menaik turunkan alisnya

"Gatau deh gua" ucap nisa sambil menerima kalau dia tidak bisa menolak menjadi ketua OSIS

"Masa iya gatau, kemarin abis di modusin sama cewe tampan yang ada di kelas pojok tuuh" ucap Sissy

Aku langsung melotot kan mata ke arah Sissy

"Kok kita berdua gaa dikasih tau niss?!?!" Tanya Abel dan Kiki

"Gaa begitu penting juga soalnya" ucap ku

"Kalau yg lu di labrak sama kating kegatelan itu, penting ga nis?" Tanya Cantika secara tiba-tiba

"HAH? DILABRAK KATING?!?!" tanya teman sekelas ku

"Eh- kalian gatau? Yah Nis, maaf yaa" ujar Cantika

Aku hanya menghembuskan nafas lalu "iya gapapa"

(Pantes aja dia dibilang Cantika Lola) ucap ku dalam hati sambil aku menuju meja ku

Dan semua teman kelas ku langsung berkumpul di meja ku untuk mengetahui mengapa kak Kika melabraku

"Ayolah NIS cerita lah" ucap abila merengek

"Huffftt, okey gua cerita" ucap ku pasrah

*Flashback*

Pada saat aku sedang menunggu supirku secara tiba-tiba kak Kiki menghampiri ku dan langsung bertanya dengan nada tidak santainya

"Ada hubungan apa lu sama Ilham?" Ucap kiki

"Kenapa?" Jawabku

"Tinggal jawab aja. Kenapa lu bisa deket banget sama dia?" Tanya nya lagi

Karena aku hanya tersenyum sinis kak Kiki pun meremas kerah baju ku-
Tidak lama salana menghampiri dan langsung melerai dan juga langsung memeluk Kika yang sepertinya sudah menangis.

"Udah, ngapain si kamu" ucap salana

Kiki hanya menangis sambil memeluk salana

"Kalian pacaran kan? Aku liat kalian ciuman di toilet dan ga mungkin kalau ga pacaran si.
Tapi aneh banget, kok bisa kak Kiki udah punya pacar masih kesana kemari?
Masih melabrak aku karena dekat sama Ilham?" Ucapku

Salana hanya menatap ku dengan tatapan datar

"Aku sama Ilham teman dari kecil, jadi santai aja.
Lagian salana juga cakep kok, kenapa masih di selingkuhin berkali-kali kak?
Dan juga kok lu mau aja si nerima lagi?" Tanya ku pada salana

"Udah deh, supir gua udh dateng
Dan inget ya, lu tuh OSIS. Sekali lagi lu melabrak gua karena alesan ga jelas, gua aduin ke BK dan OSIS lainnya." Ucap Rosana

Eh tapi seluruh sekolahan kayaknya tau ya kalau lu itu emang sana sini mau. Lanjut ku

First Experience Rosana Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang