Suara terbanyak dalam pemilihan ketua OSIS dimenangkan oleh nomor urut 2
"WOOHOOOO"
"KETUA OSIS KITA ATLET FENCING WOY"
"WOY CEWE GUA KEREN BANGET"
"MIPA1 NIH BOS, SENGGOL DONG"
"CALON CEWENYA KAK TOMBOY GAAIS"
Aku langsung mengirimkan pesan kepada mommy dan pipih atas kemenangan suara yang aku miliki
Setelah acara selesai aku berjalan menuju kelas
Kika dan abel menghampiri dari arah belakang ku dan langsung memeluku
"Kalian bikin kaget" ucapku
"Sebenernya gua udah yakin si lu menang" ucap Abel
"Iyakaah?" Tanya ku sembari menaik turun kan alis
"Pas jadi ketua OSIS, hapus razia skincare ya nis" ucap Kiki
"Razia skincare? Emang ada?" Tanya ku
"ADA BANGET. BAHKAN SUNSCREEN KITA DI AMBIL" Ucap Abel heboh
"Aneh, padahal kan ini udah abad ke-21" ucap ku
"Iyakan nis, pokoknya lu harus hapus sistem itu" ucap Abel semangat
"Pasti, tapi.... Yang gua hapus cuman razia skincare. Kalau ada yang make eyeliner atau lipstik nya terlalu tebel bakal gua tegur" juga ucap ku
"Kalau bedak tapi boleh kan nis, pliss pliss" ucap Abel lagi
"Boleh aja, gua juga make bedak kok asal jangan terlalu tebal ya" ucap ku lagi
"Kalau belum dilantik udah bikin sistem aja" ucap seseorang dari belakang kita bertiga
Kak Kiki.
Aku hanya menatap dan tidak menanggapi orang tersebut. Tidak berguna.
Triingg
Triingg
Triiing
(Angap aja suara telfon iPhone night owl)
Aku langsung melihat siapa yang menelfon ku
"Siapa si ini" tanya ku karena hanya tertera nomor handphone
Kika dan Abel langsung melihat dan tersenyum
"Aduh kak tomboy tuh emang langsung sat set ya kalau suka sama orang" ucap Kika
"Aku si bakal langsung nge-ship in ini si, KAPAL SIAP BERLAYAR" Ucap Abel yang di akhirnya terlalu bersemangat
"KAPAL APA"
"EH KENAPAAA"
"WOI GUA KEPO"
Ucap teman-teman kelas
Abel maju ke depan kelas
"Ekhem, tuan-tuan dan nyonya pastinya kalian semua tau cewe tampan nomor 1 di sekolah kita ini, yang sering kali kalian sukai dan taksiri. Tapi mohon maaf karena kakak tomboy lebih memilih Nisa." Terima kasih
"GUA BINGGUNG, NISA CEWE GUA KAKA TOMBOY JUGA CEWE GUA"
"NIS, GUA MAU CEMBURU TAPI KITA AJA BEDA KELAS NIS"
"THE REAL INSECURE INI MAH"
Ucap beberapa teman ku
Aku hanya menggelengkan pala sembari lumayan panik.
"Nis, kak tomboy bilang apa di telfon" tanya kika
"Aku ga angkat" ucap ku cuek
"BUSET SEORANG KAK TOMBOY DI CUEKIN ORANG"
Setelah bel berbunyi murid berhamburan keluar
"Pulang aku anterin" ucap kak tomboy
"Aku harus pulang sama supir" jawab ku
"Anterin aku aja kak"
"Kak kalau sama kakak, aku di spionnya juga gapapa kak"
"Aku rela..ooo aku rela, bila aku harus menjadi selir hatimu untuk selamanya"
Ucap beberapa orang yang berada di lorong sekolah
"Sabtu/Minggu free?" Tanya kak tomboy
"Aku ada les" jawabku
"Nanti malem aku ke rumah" ucap kak tomboy
Tapi--
Kak tomboy langsung berjalan ke arah parkiran
"Emang kakak itu tau apartemen aku dimana" Ucapku dalam hati
Karena supir ku belum datang juga, aku memutuskan untuk ke tempat duduk di dekat pohon yang berada di lapangan
"Hai Nissa"
"Niss, tutorial biar cantik gimana"
"Follback Instagram dongg"
Ucap beberapa siswa yang berlalu lalang, aku hanya jawab dengan tersenyum dan melambaikan tangan
Aku duduk di bangku yang berbentuk persegi di tengah nya ada pohon menjuntai yang menutupi matahari
Sembari aku mengecek handphone apakah mommy dan pipih membalas pesanku
Dan tentu saja jawabannya tidak membalas sama sekali. Justru pipih malah memajang status dengan keluarganya yang sedang bersenang-senang ke Singapore
Aku langsung tidak mood untuk melihat handphone lagi, langsung ku pandangkan mata ku menuju parkiran untuk mengecek supirku
Setelahnya aku tidak sengaja melihat di depan ku seperti ada orang yang menangis tetapi tidak begitu jelas karena terhalang oleh pohon
Karena rasa penasaran ku besar akhirnya aku menuju ke orang tersebut
Dan sepertinya aku kenal....
KAMU SEDANG MEMBACA
First Experience Rosana
Roman pour Adolescents"Cinta segender itu tulus" BULLSHIT!! Faktanya ia malah menggoreskan luka dan membuat ku tidak percaya siapa-siapa lagi. Menceritakan tentang Rosana yang pindah sekolah dan bertemu dengan seorang cewe yang menjadi pacar pertamanya. Mohon jangan a...
