Chapter 11

11 2 0
                                        

11. HELLO SEMARANG!!!

Minggu pagi sebelum keberangkatan Cahaya bertemu Laura, ia memilih untuk melakukan jogging bersama Azka, dan teman teman nya.

"Capek?" Tanya Cahaya khawatir mengingat Azka baru dua hari lalu keluar dari rumah sakit.

"Lumayan, tapi nggak apa apa kok"

"Mau minum?" Gadis itu memberikan sebotol air mineral yang langsung di terima oleh Azka.

"Thank you" Cahaya mengangguk, dan mereka kembali berjalan kearah teman teman mereka berkumpul.

"Kakak nggak apa apa? pucet bibir nya" Tanya Tiara.

"Nggak"

"Kalo belum sembuh jangan di paksain Az, ntar lo malah drop lagi" Sela Gio.

Azka tidak menghiraukan nya, ia duduk di sebelah Cahaya dan menyenderkan kepala nya di bahu Cahaya.

"Pusing" Keluh Azka lirih yang hanya di dengar oleh Cahaya.

"Pulang aja ya, istirahat"

Azka menggeleng pelan, dan memilih untuk menutup mata nya berusaha menenangkan diri.

Aldy yang melihat hal itu tersenyum dan menggeleng pelan, "kutub nya udah cair ternyata"

Begitu pun dengan Gio yang melihat ke romantisan kecil dari Azka, "udah lama aku nggak liat Azka ngebucin" Celetuk Gio kepada Tiara.

"Biarin aja, jangan di tegur" Balas Tiara.

Azka yang merasa bahwa diri nya dijadikan bahan perhatian saudara juga teman teman nya pun bangkit.

"Bisa nggak sih nggak usah peduli sama dunia orang"

"Eh..?" Heran Cahaya yang langsung memandang Azka.

"Ya elah gue tegur aja nggak Az" Timpal Gio.

"Lo bucin aja gue nggak peduli Gi"

"Masalah nya lo jarang bucin gini" Balas Aldy di iring anggukan oleh Tiara.

"Jarang? Lo berharap gue bucin sama siapa emang?"

Gelak tawa merekah dari mulut mereka berempat termasuk Cahaya yang terkekeh kecil.

"Sorry Az" Balas Gio.

Azka memutar bola mata nya malas dan menutup wajah nya dengan penutup hoodie nya.

"Ihihi, udah lah nggak usah gitu mereka kan cuma becanda"

"Nggak asyik becanda nya"

"Kamu nya yang nggak humor"

"Dengerin tuh, elo yang nggak gaul Az" Balas Gio.

Azka membuka penutup hoodie nya dan menatap Gio, "gue nggak gaul? Mandang gue dari segi mana lo?"

"Lah elo gaul tampang doang di ajak becanda baperan" Celoteh Gio memulai perdebatan.

"Sejak kapan gue baperan?"

"Yeee cowok badmood'an nggak mau ngaku"

"Elo cowok moodyn"

"Kapan anjirt, mood gue bagus nggak bagus happy terus"

"Nangis depan Tiara berapa kali lo" Sergah Azka tidak mau kalah.

"Yang penting menerima fakta"

"Dahi lo fakta"

"UDAAAAHHH" Gertak Tiara.

Kedua laki laki itu mendadak diam dan memandang ke arah Tiara.

"Usia aja belasan, kelakuan kek balita"

ANXIETY (dark side)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang