47🔞

9.9K 350 18
                                        

           Dosa tanggung bersama








































Baru saja memasuki apartemen Renjun sudah di serang oleh Donghyuck.

Pemuda Tan itu langsung melumat bibir Renjun kemudian menendang pintu agar tertutup.

"Emmmmm"Renjun tentu saja kewalahan karena ciuman Donghyuck yg terkesan brutal.

Tampa melepas tautan bibir mereka Donghyuck menuntun Renjun ke arah kamar membuat si mungil berjalan mundur.

"Nghhh"Donghyuck mendorong Renjun telentang di atas ranjang kemudian ia membuka kemeja sekolahnya seraya menatap Renjun yg berusaha mengontrol nafasnya akibat ciuman panas tadi.

"Hyuck"

"Hmm"dehem Donghyuck mengukung tubuh mungil Renjun.

"Rileks babe"bisik Donghyuck sebelum mencium daun telinganya Renjun membuat si mungil bergetar.

Donghyuck menggenggam tangan Renjun membawanya ke samping kepala sang kekasih lalu menurunkan ciuman ke leher putih Renjun.

"Nghhhh"Renjun meremas tangan Donghyuck yg menggenggam tangannya.

Jantung Renjun berdetak dua kali lebih cepat dan ia yakin Donghyuck merasakan nya.

Satu tangan Donghyuck melepas tangan Renjun kemudian bergerak membuka kancing kemeja sekolah kekasihnya itu.

"Hyuck ini masih,,,"ucapan Renjun terpotong karna Donghyuck mencium bibirnya.

"Ahh"Renjun membuka mulutnya saat Donghyuck menggigit bibir bawahnya agar lidahnya bisa masuk kedalam mulut si mungil.

Bunyi kecipak basah dan deru nafas Renjun memenuhi kamar bahkan Savila mereka keluar membasahi dagu Renjun.

"Hahhh,,hahhh"nafas Renjun terengah akibat ciuman panas mereka membuat Donghyuck tersenyum seraya mengusap bibir sedan dagu Renjun yg basah karena savila mereka.

Kini keduanya sudah sama-sama telanjang dengan Renjun di bawah kukungan Donghyuck membuat milik kekasih nya itu mengenai pahanya sementara sang kekasih sibuk menghisap dadanya.

"Ahhhhh,, Hyuck"Renjun meremas rambut Donghyuck sebagai pelampiasan dari rasa nikmat yg ia terima.

Tangan Donghyuck bergerak kebawah menyentuh milik Renjun yg mungil.

"Akhhhhh"

"Hyuckhhh"Renjun menekuk kakinya saat tangan Donghyuck bergerak naik turun.

Tangan Donghyuck yg awal bergerak pelan dan teratur kini bergerak cepat membuat Renjun pusing oleh rasa nikmat yg luar biasa.

Bagaimana tidak dadanya di hisap bergantian sementara miliknya di manjakan oleh tangan kekar sang kekasih.

"Hyuckhhh,,cum"Donghyuck mengangkat kepalanya guna melihat wajah Renjun yg sebentar lagi akan mendapatkan pelepasan pertamanya.

Di gerakan ke lima cairan Renjun menyembur membasahi tangan Donghyuck juga pahanya sendiri.

Donghyuck tersenyum melihat wajah Renjun yg mendapatkan pelepasannya.

"let's play babe"bisik Donghyuck sebelum memposisikan miliknya di depan lubang Renjun setelah mengangkat kaki si mungil ke pundaknya.

Donghyuck mengoleskan sisa cairan Renjun ke miliknya dan lubang Renjun sebagai pengganti pelumas.

"Hyuckhhh,, tunggu,,akhhhhh"terlambat milik Donghyuck sudah masuk membuat Renjun meremas sprei dengan kuat.

Ia kaget dan juga sedikit sakit meski bukan yg pertama.

Kecewa (Donghyuck)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang