Jam menunjukkan pukul 6 sore, dua keluarga tengah bersiap untuk dinner yang sudah mereka janjikan.
"Adeeelll, Mandaaa, ayo berangkat nak, agak jauh soalnya." Teriak Gracia dari bawah sana.
Reva keluar bersamaan dengan Manda.
"Ma, aku nyusul aja ya? Aku mau ke bengkel dulu liat motor aku yang kemarin. Nanti langsung nyusul kesana kok, share aja lokasinya." Ucap Manda sambil memeluk Gracia.
"Sama kakak kamu kan?" Tanya Gre.
"Iya ma, aku bawa mobil sama kak Reva, nanti kesananya aku bawa motor sendiri." Jawab Manda.
"Yaudah kalo gitu Mama sama Ibun duluan ya, kalian jangan kelayapan dulu nanti langsung kesana." Perintah Gracia.
"Iya mama, siap." Manda menampilkan gerakan hormatnya.
_______
Di mobil Reva.
"Nanti gue aja yang bawa motor lo, lo pake rok gak mungkin bawa motor gede." Ujar Reva di mobil.
"Lo gakpapa kak?"
"Lah, ya gakpapa, kan biasanya juga gue bawa motor lo." Jawab Reva heran, kenapa yang kaya gitu ditanyain sih?
"Gue gak bakal bawa kabur motor lo, motor jelek." Ledek Reva, sebetulnya ia meyakinkan adiknya.
"Jelek jelek gitu bonceng cewek cantik, elu mobil segini bagus bawa gue mulu." Manda balas meledek.
"Kurang ajar lo."
Sesampainya di bengkel, Manda langsung membayar dan mengeluarkan motornya, Reva membuka ponsel dan mendapati chat dari ibun nya.
"Ibun udah share lokasi, lu berangkat duluan gih takut macet." Perintah Reva.
Karena Manda membawa mobil, ia menuruti ucapan kakaknya, ia melaju terlebih dahulu menggunakan mobil Reva.
Di perjalanan, tiba-tiba motor Manda mogok.
"Anjing ni motor kenapa lagi sih? Baru aja keluar bengkel."
Reva turun dari motor itu dan memeriksa detail, saat membuka tangki bensin, bensinnya kosong.
Reva reflek memukul stang motor gede itu.
"Motor cakep, bensin sekarat. Mana sepi banget ni jalanan." Gerutu Reva.
3 menit mendorong motor, Reva mulai berkeringat kemudian sedikit menyingsingkan lengan bajunya, ia tiba-tiba dihadang oleh beberapa pemuda.
"Hai cantik, mau kemana nih malem malem." Goda laki-laki itu.
Reva tak menggubrisnya, ia melanjutkan langkahnya.
"Eh, ini kayaknya cewek yang berantem sama kita di sekolah kemaren deh bang, lu liatin deh." Ucap salah satu pemuda penggoda itu.
"Eh iya, bos bos ini kakaknya si Manda bos." Teriak anak buah Robi.
Ya, Reva di cat calling oleh geng nya Robi, ia dalam bahaya kali ini.
Reva diberhentikan paksa oleh Robi langsung, Robi menendang motor Manda hingga terjatuh.
"Maksud lo apa? Lo gak kapok kemaren gue bikin hampir mati?" Ujar Reva.
"Sekarang, lo yang bakal gue bikin mati." Ucap Robi dengan nada liciknya.
_______
Manda sampai ke tempat dinner pukul 6 lewat 45 menit, tentunya seorang diri karena kakaknya dibelakang.
Saat masuk ke restoran yang ditujukan Ibun nya, Manda melihat sudah ada Mama, Ibun dan 3 orang perempuan lainnya.
"Loh, Adel mana Man?" Tanya Gracia seraya Manda menghampiri mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Hate Relationship (Zeedel)
Teen FictionReva & Zee, dua anak "pembuat onar" SMA 48 Jakarta tiba-tiba selalu disatukan semesta untuk selalu bersama. "Reva dom, lu juga dom, kalian gabisa pacaran nyet" - A "Gue bisa bikin Reva jadi sub" - Z FIKSI GxG area ⚠️ 18+ | 21+ 🔞 Yang dibawah umur j...
