Winner

5.4K 314 5
                                        

Setelah 1000 drama yang Zee dan Reva lalui, latihan demi latihan juga sudah mereka lewati, akhirnya hari ini adalah hari dimana mereka bertanding basket.

Jessi selaku ketua basket tim 48 mulai memberi masukan dan saran kepada anggotanya.

"Pokoknya komunikasi, kalopun gak bisa seenggaknya kasih kode, jangan ke distract sama teriakan penonton, apalagi cheerleader." Ucap Jessi sambil melirik ke arah Manda.

Ia tau Manda akan sulit fokus melihat Indira yang tampil cantik dan seksi untuk tim cheers nya.

"Aman kak." Sahut Manda sambil mengacungkan jempolnya.

_______

Pertandingan dimulai, seperti yang sudah mereka persiapkan, mereka sudah lihai memainkan bola berwarna oranye di tangan mereka masing-masing.

4 menit berjalan, tim SMA 48 sudah mendapati poin 3 : 1. Mereka semakin yakin tim mereka akan menang.

2 menit terakhir, kemenangan juga sudah menanti di depan mata, salah satu kaki Zee terkilir. Ia meringis kesakitan karena memang kelemahannya adalah di engkel kaki kanannya.

"Aawhhh... anjiinggggg kaki gue..." Gumam Zee, ia sudah tak sanggup berdiri.

Peluit panjang dibunyikan wasit, mengisyaratkan PMR agar segera membawakan tandu untuk satu pemain yang cedera itu.

Reva berlari dari seberang sana, menghampiri Zee, wajahnya sangat panik.

"Zee, lo kenapa? Pemanasan lo gak bener ya tadi?"

"Gak tau Rev, engkel gue kena kayaknya, gue gak bisa berdiri."

Tak lama tim PMR datang, berniat membawa Zee ke ruang UKS.

"Gak usah, gue aja." Tolak Reva.

Reva menggendong Zee ala bridal style, membawanya ke UKS, melewati ratusan penonton yang hadir.

Sorak sorai terdengar, entah karena tim cadangan masuk untuk menggantikan Zee atau melihat Reva dan Zee yang sangat romantis.

Sampai di UKS, Reva membaringkan tubuh Zee, meminta agar petugas disana segera mengobati gadisnya itu.

"Gue lanjut main, gue pastiin kita menang. Cepet sembuh bro." Ucap Reva sambil keluar dari UKS.

Zee tersenyum, hatinya berbunga-bunga, perutnya seakan dipenuhi oleh kupu-kupu yang berterbangan.

Zee alay 👎👎👎

Pertandingan berlanjut, dengan sisa waktu yang tim 48 punya, mereka mengerahkan seluruh tenaga mereka agar bisa memenangkan pertandingan itu.

Priiitttt!!!

Peluit panjang kembali dibunyikan, kali ini menandakan pertandingan selesai.

"Pertandingan ini dimenangkan oleh... SMA 48 Jakarta!" Teriak wasit disana.

Penonton bersorak gembira, tepuk tangan menggemuruh memenuhi lapangan basket, cheerleader kembali menampilkan gerakan centil mereka.

Tim SMA 48 berpelukan seakan merayakan kemenangan mereka, Reva memisahkan diri dan berlari ke arah UKS.

"Zee... kita menang Zee...!!!!"

Teriak Reva terdengar dari dalam UKS. Zee menyambutnya dengan hangat, tangannya sudah terbentang menyambut kedatangan gadis favoritnya.

"Congrats yaa Rev, usaha kita gak sia-sia, walupun gue gak bisa nemenin sampe akhir tapi gue ngerasa keren." Ujar Zee dengan percaya dirinya.

"Iya, gue seneng banget Zee. Lo mau nyusul ke anak-anak gak disana?" Tawar Reva.

"Boleh, gue juga udah agak mendingan. Bantu gue ya Rev."

Love Hate Relationship (Zeedel)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang