Setelah jam pelajaran terakhir selesai, anggota basket yang akan tanding dua minggu yang akan datang pun segera bersiap untuk latihan.
"Pemain inti kurang personil ini berarti." Ucap Manda membuka obrolan.
"Gue dong, onil." Oniel malah becanda ya gue sentil nih.
"Paling nanti tukeran dulu sama tim cadangan." Jawab Jessi, serius nih kalo Jessi.
_______
"Oke anak-anak, ini Zee gak ada? Kenapa dia?" Tanya pak Jabieb.
Semua melihat ke arah Reva, seakan menyuruh Reva untuk menjawabnya.
"Sakit pak." Jawab Reva singkat.
"Yaudah, kita ambil pemain cadangan dulu ya. Fokus latihannya, bapak gak bisa mendampingi. Setelah latihan nanti, kalian langsung pulang ya." Ucap pak Jabieb.
"Iya pak"
_______
"Latihan hari pertama selesai, thankyou ya guys." Ucap Jessi menutup latihan hari ini.
"Kak, temenin gue beli kaos kaki dulu ya ke mall." Pinta Manda.
"Gak sama Indira lu?"
"Enggak, Indira ada kumpulan cheers."
_______
Saat sampai di mall, Manda langsung berkeliling mencari toko kaos kaki. Reva berjalan sambil memainkan ponselnya, pasalnya ia sedang membuka grup dan melihat pesan gak jelas dari temannya.
Brukk
Seseorang menabrak Reva dan es krim pun mengenai jaket Reva. Manda yang berjalan di depannya sedikit kaget.
"Kak sorry kak gue gak sengaja, sini gue ber... Reva?" Ucap seorang yang menabrak Reva.
"Hadeuhhh lo lagi lo lagi, kenapa sih lo harus ganggu gue? Dimanapun kapanpun selalu lo masalahnya." Ujar Reva dengan nada tinggi.
Udah tau kan siapa yang nabrak Reva? Dunia emang sempit guys.
"Ya sorry sih, lagian lu jalan sambil liat hp, ya nabrak lah. Gue mana tau ada lu disini." Balas Zee tak terima dirinya disalahkan.
"Bacot deh, gue udah muak banget berurusan sama lo ya. Jauh jauh deh dari hidup gue." Ujar Reva sambil menarik tangan Manda, mengajaknya pergi.
"Lah sinting abis marah marah malah pergi." Teriak Zee.
Reva tak menggubrisnya, ia kembali mengikuti adiknya untuk membeli kaos kaki, setelah dirasa cukup, mereka pulang ke rumah.
Seperti biasa, rumah mereka kosong.
"Masih jam 5 Man, lu mau pergi gak malem?" Tanya Reva setelah selesai dengan semua pekerjaan badannya.
"Kayaknya enggak kak, kenapa?" Tanya Manda balik.
"Mau ke markas?" Tanya Reva.
"Boleh deh, gue ikut lu ya semobil aja."
"Iya, yaudah se jam lagi deh." Ucap Reva.
Mereka duduk di ruang tv, menonton tv sesekali melontarkan tawa. Mereka ramai dalam sepi.
_______
Setelah sampai di markas, Reva langsung duduk. Seperti biasa, anak-anak bercanda tawa.
"Eh Freya, tumben mampir Fre, sama Flora doang lu?" Tanya Reva sambil mengajak Freya tos.
"Gue sama Z.... tuh sama dia." Tunjuk Freya ke arah kamar mandi.
"LO LAGI?!"
"Gue mampir pengen ikut ke kamar mandi, gak boleh?" Tanya Zee sambil melewati Reva yang sedang kaget.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Hate Relationship (Zeedel)
Novela JuvenilReva & Zee, dua anak "pembuat onar" SMA 48 Jakarta tiba-tiba selalu disatukan semesta untuk selalu bersama. "Reva dom, lu juga dom, kalian gabisa pacaran nyet" - A "Gue bisa bikin Reva jadi sub" - Z FIKSI GxG area ⚠️ 18+ | 21+ 🔞 Yang dibawah umur j...
