Cukup lama Edgar melirik ransel kecil yang ia bawa tadi pagi karena Type belum kembali dari rusun setelah berpamitan padanya untuk pulang mengambil barang.
"Edgar mau apa? "Heran Tharn yang tengah memeriksa beberapa berkas di atas meja saat bocah 3 tahun itu meraih ranselnya.
" Edgar lapar daddy. "Dengan mandirinya Edgar duduk di samping Tharn lalu membuka resleting ranselnya dan mengeluarkan botol susu serta kotak bekal makanan yang Type siapkan tadi pagi untuk dirinya.
" Itu makananmu? "
Edgar mengangguk antusias tanpa terusik dengan tatapan Tharn karena masakan popanya sangat enak saat masuk ke dalam mulutnya di suapan pertama.
" Enak? "tanya Tharn penasaran karena Edgar terlihat begitu menikmati bekalnya.
" Ummb... masakan buatan popa memang yang paling enak daddy. "Edgar kembali menyantap bekalnya sembari melirik Tharn karena terus menatapnya tanpa henti.
" Daddy mau?"tawar Edgar sembari menyodorkan sendok berisi nasi goreng sosis buatan Type pada Tharn.
" Apa benar enak?"Ragu Tharn karena seingatnya Type tidak pandai memasak saat mereka masih bersama dulu. Bahkan Type tidak bisa walau sekedar mencuci mangkuk bekas makanan mereka saja.
" Coba dulu daddy, daddy pasti suka. Ini enak percayalah, tapi sedikit saja na soalnya Edgar lapar."Bocah kecil itu kembali memastikan hingga Tharn di buat penasaran dan membuka mulutnya saat sendok berisikan nasi goreng sosis itu Edgar suapkan padanya.
" Bagaimana daddy, enakkan masakan buatan popa? "tanya Edgar sambil membanggakan masakan yang di buat Type.
Cukup lama Tharn terdiam sembari menikmati kunyahannya saat bocah itu memandanginya lekat.
" Edgar yakin nasi goreng ini popa yang memasak?"
Edgar menghempaskan nafasnya dalam lalu menatap Tharn singkat.
" Embb... terserah daddy saja lah, Edgar lapar." Malas Edgar lalu melahap sisa nasi gorengnya.
Tharn di buat tidak terima karena memang bekal yang Edgar santap sangat enak .
" Ok... Daddy punya penawaran untuk Edgar, apa Edgar mau?"
Balita pintar itu terdiam sesaat sembari mengunyah makanannya lalu menatap Tharn.
" Nasi gorengnya untuk daddy saja na?"
Edgar menggeleng ringkas sembari menyembunyikan kotak bekalnya kebelakang.
" Tidak Edgar lapar daddy. "Tolak Edgar spontan hingga Tharn harus kembali memutar otak bagaimana bisa mendapatkan kotak bekal itu.
"Ok, penawarannya, Edgar boleh meminta makanan apa saja, tapi sebagai gantinya bekal Edgar untuk daddy, bagaimana? Edgar setuju?"
Edgar mengangguk antusias sembari memberikan kotak bekalnya pada Tharn dengan girang.
"Serius kan daddy? "
"Tentu sayang. " Tharn meraih telpon hotel lalu memberikannya pada Edgar agar bocah itu menyebutkan makanan apa saja yang ia inginkan.
Seperti perjanjian Edgar memakan dengan lahap hidangan dari hotel yang ia pesan, sementara Tharn dengan santai menikmati nasi goreng sosis sederhana tapi enak buatan Type dengan rasa tidak percaya karena pria cantik dan tampan yang ia kenal ternyata kini sangat pandai memasak.
Type kembali sembari menyeret satu koper besar pakaian mereka karena memang tidak ada barang lain yang bisa ia bawa, mengingat rusun di mana ia tinggal akan segera di gusur beberapa hari lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rescuer 2 (Tharn X Type) End
عاطفيةBagi yang sv ff gw di daftar perpustakaan pribadi jangan lupa follow dulu sebelum membaca yee😁😁🙏
