Hari reunian para ibu itu pun tiba. sore itu rumah Aldi ramai oleh para tetangga yang rumahnya masih satu blok dengan rumahnya. Alsi yang baru pulanh sekolah langsung permosi masuk kamar dan bergegas mandi. Dijamin deh, ia pasti jafi terkenal didepan ibu ibu. Maklum ,ibu ibu kan suka ngegoseip ria
"Itu anaknya ya jeng?" tanya salah satu ibu yng barusan melihat aldi lewt di hadapannya
mama Aldi tersenyum bangga "Iya, baru pulang sekolah"
"itu aldi? Wah... udah gede ya!" kata tante helen, yang enggak lain adalah mamanya Salsha, sambil engambil cemilan dari piring
"Mbak Helen, Salsha nggak diajak? " tanya mama Aldi penasaran
Tante Helen tersenyum manis "Tadi sih sudah saya ajak. Tapi dia lagi nelpon temenya. Palinh nanti nyusul "
"Eh bukannya Salsha satu sekolah sama Aldi? "kata mama Aldi, yang tanpa sengaja meliha Aldi yang sudah rapi keluar dari kamar ,"Di, kamu inget Salsha nggak?"
"Apa ma?" Aldi menoleh ke arah mamanya "Salsha? "ulang Aldu pura pura bego. Jelaslan dia kenal Salsha. Cewek belagu yang mendorongnya sampai jatuh dari ayunan kan?!
"Permisi.."
Refleks semua orang menoleh ke arah datangnya suara
"Nah itu Salsha "seru Tante Helen sambil menyuruh Salsha masuk
"Eh... Salsha ..! Wah, wah kamu udah jadi gadis cantik! "
Mama Aldi langsung menyambut dengan senyuman ramah nya, kemufian ia berbalik memanggil aldi. "Di ,ajak Salsha ngobrol dong! Pas kecil kan kalian suka main bareng
Aldi melongi
Salsha pun terpaku
mama Aldi yang tahu bahwa anaknya sedang bingung segera menjelaskan lebih detail. "itu lph, pas kecil kamu sering manggil dia caca "
Serasa ada petir menghantamkan kepala Aldi. Yang pasti Aldi semakin melongo
tak beda dengan Aldi, Salsha juga terus terpaku
tanpa kata kata lagi Aldi mengajak salsha ke ruang makan
kenapa ruang makan? Karena memang hanya ruang makan yang suasananya sepi tanpa ibu ibu
Pasalnya, sudah 15 menit berlalu tanpa satu kata pun keluar dari bibir mereka. Jari telunjuk Aldi seda g mengitari bibit gelas ,sedangkan salsha sibuk menghina tindakan Aldi itu dalam hati. tapi akhirnya, Aldi lah yang membuka percakapan.
"Jadi lo caca, temen kecil gue yang suka bikin gue jatoh? " tanya Aldi
Salsha menatap Aldi polos "Katanya sih begitu "
Aldi menaikan alis. selupa inikah Salsha akan dirinya? "Hah?! Lo nggak inget sama gue? "
Salsha tersenyum datar, lalu menggelengka. kepala nya "Gue nggak inget "
Aldi merasa dadanya bergejolak karena mrnahan kesal "Pantes aja nggak inget. Orqng otak lo pas pasan gitu "
"Eh, elo kenapa sih ,tiba tiba sewot begitu ? setiap kita keyemy ,elo pasti cari cari masalab! "Seru Salsha
"Bukannga elo yang selalu cari masalah ? bary haru pertama sekolah aja udah nabrak gue .Tanpa minta maaf lagi "
"Lo juga udah ngerjain gue soal ruangan basket indoor !" balas Salsha nggak mau kalah
"Terus ,siapa cewek centil yang berkoar koar mau pacaran sama kampet tim basket?" tembak Aldi puas
Salsha terdiam ,mati kutu .Semuanya memang nermula dari kebodohannya waktu itu .Aldailan ia nggak omosi dan mengucapka kata kata bodoh itu
.Aaarrggghhh!
"Ya waktu itu kan gue nggak tau kalo elo kapten tim basketnya. Kalo gue tau kalo elo kapten tim basket nya. Kalo gue tau juga nggak bakalan ngomong kaya gitu "ujar Salsha, sok cuek dan biasa aja.
Aldi makin keki. Memangnha kenapa kalo dia kapten tim basket? kurang cakep jadi pacar seseorang Salsha yang biasa aja itu? hah!
"Makanya, kalo mau ngomong dipikir dulu" kata Aldi agak ketus
kali ini salsha benar benar tersinggung "Emangbya kenapa sih? " suara Salsha mulai bergetar menahan marah.
Tatapan Aldi sedikit melunak. Jujur aja, dia tajut kalo Salsha nangis. Tapi setelah di pikir pikir, timbul niat isengnya. boar aja sekali ini salsha nangis. Toh dulu cewek ini selalu membuatnya menangis plus terluka!
"Begini,gue cuma nggak abis pikir. Kk bisa sih, eli nggak inger temen kecil lo sendiri. yang serinh lo lukai dan bikin nangis ?" tanya Aldi tenang, soalnya, Aldi sendiri tidak pernah melupakan caca .Memang, sebelumnya ia tak tahu bagaimana rupa Caca sekatang, tapi ia tak pernah lupa kenangan masa kecil mereka
Salsha tersentak. Apa benar dulh dia sering melukai dan mem uat Aldi menagngis? "Tapi gue ka.. " Salsha menjelaskan
"Kenapa? Udah nggak bisa melawan " tanya Aldi, makin uas melihat ekspresi wajah Salhs
Salsha tertunduk sejenak. "Iya ya.Kenpa gur nggak inget ya...? " ujar Salha dengan suara bergetar seperti hendak menangis
"Eh.."sekarang Alsi jadi khawatir. Suara Salsha mulai terdengar berbeda. Ternyata nggak enak jiga kalo Caca sapi nangis beneran
"Gue emang payah, nggak bisa enak juga kalo Caca sampai nagis lalu meninggalkan Aldi
Aldi yang sadar bahwa salsha menangis langsung mengwjar vewek itu. Untung Salsha kabur lewat pintu sampinh, jadi nggak sempat membuat ibu ibu panik. Tapi sayang, terbyata mama Aldi leburu melihat
"kenapa,Di " tanya mama panik
"Ng..Itu..Caca.. "Aldi jadi salah tingkah sendiri
"Eh iya Tadi tante Helen bari cerita ke mama bahwa Caca ternyata lagi kena isibah
Dia bulan yang lalu dia kecelakaa., trus sekarang katanya dia terkena retro.. retro apa ya? Hm..Retrograde!"
"Retrogad?" ulanv Aldi bingung. Kok kayak level les inggris ,pake grade segala!
"Mama juga awalnya nggak percaya.. "
Bukan gitu, Ma. Masalahnya retrograde itu penyakit apaan? " tanya Aldi bingung
"Retrograde itu salah satu jenis penyakit amnesia "bisik mama "Jadi Caca nggak bisa mengingat sebagian masa lalu nya sebelum kecelakaan. "
"HAH?!"
BERSAMBUNG
MAAF TYPO YA
JANGAN LUPA VOTE & COMMANT
JANGAN JADI PEMBACA GELAP YA
.KALO BISA COMMANT YANG BAWEL SPAM JUGA GAKPAPA
