Delapan

2.5K 120 2
                                        

Siang itu, tanpa mengajak Salsha, Steffu datang ke lapangan basket indoor. Salsha yang tadi mengajak kiara pulanv bareng sama sekali nggak curiga kalo ternyata si sohib nggak langsung pulang karena sengaja ingin mendatangi Aldi

. Aldi yang saat itu kebetulan sedang mengobrol dengan Iqbaal, jelas bingung dengan kehadiran Steffi yang tiba tiba bahkan dia lupa Steffi iyu siapa

. "Eh elo, Stef! Ngapain ke sini ?" tanya iqbaal, yang sejak tadi menunggu Aldi selwsai latihan. Maklum, iqbaal kan ojek setia

. "Oh, enggak. Gue cuma mau liat- liat. Boleh, kan? " kata steffi sambil menatap Aldi tajam

. "Oh ya, Di, ini steffi, anak kelas satu plus temen les gue" ujar iqbaal, memperkenalkan Steffi kepada Aldi

Aldi balas menatap, tapi dengan sorot bingung. "Elo kan yang waktu itu dateng kesini sama yemen lo itu. Siapa sih namanya? " tanha Aldi

. "Salsha "jawab Steffi, penuh penekanan

"Oh "sahut. Aldi cuek. Peduli amat soal Salsha. Cuma cewek rese yang ternyata tetangga

. "Lo udah pernah kesini Stef? " tanya iqbaal, nggak enyadari ketegangan yang ada

. pandngan Steffi beralih ke iqbaal. "Iya, bareng yemen gue. Tapi waktu itu gue masih belum puas ngeliat lapangan basket ini "

"Apa yang mau lo liat ?.Cowok cowok cakep laya temen lo bilang itu? " ujar Aldi sinis tanpa melihat steffi. Tatapannya tetap terfokus ke permanan anak anak di lapangan

. Steffi menahan emosi. "Gue bingung. Orang yang gantiin Kiki kok kaya gini ya? "

Aldi menoleh tersinggung. "Maksud lo?"

"Yah....setau gue, Kikiitu jauh lebih baik daripada lo. Makanya, awalnya gue kira oranv yang bakal gantiin Kiki adalah orang yang at least sama baiknya dengan dia. Tapi ternyata... ".Steffj sengaja menggantung kalimay sambil mendesah keras

"Lo tau apa tentang Kiki? " tantang Aldi jengkel
Ternyata bukan hanya Salsha yang menyebalkan. Temannya ini lebih menjengkelkan lagi!

Steffi menatap Aldi dengan tajam. "More than you know "

Aldi tersentak. Ia mulai merasa ada yang aneh ..Sebenarnya ada masal h apa sih antara diriny dam Steffu? Apakah ia lernah berbuat salag sehungga cewek ini sinis padanya?

Iqbaal yang mulai merasakan ketegangan yang ada langsung mengalihkan pembicaraan. "Woi! Latihanya udah belom sih? "

Aldi tersadar dan langsung menoleh pada iqbaal. "Oh iya sorry. Gue bilang sama anak anak dulu deh "

"Gue tunggu di parkiran ya!" seru iqbaal sambil mengambil tasnya dan beranjak meninggalkan ruangan.

Aldi yang masih terpukau dengan kejadian barusan hanya bisa menatap sosok Steffi yang menjauh

Bersambung

Maaf kalo di next nya lama
Maaf juga kalo typo
Jangan lupa vote & commant ya

Kamu Yang Ku TungguCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang