" It's too much to handle, I can't even thinking about letting you go"
.
.
“ Phi, siapa pemuda itu??”
“ siapa?”
“ Atthanin???”
Pon memiringkan kepalanya,
“ aku juga tidak tau, Fluke bilang dia sepupu Phi Ju”
“ Phi Junior? Temannya yang dari Korea?”
Pon mengangguk.
“ oh, jadi penyihir itu masih berhubungan dengan Phi Ju?”
“ ada apa?”
“ aku ingin cepat-cepat melihat mereka menikah!”
Ucap Garfield sedikit girang.
Kegirangan Garfield berubah menjadi ringisan saat kepalanya di timpuk dengan sebuah map, oleh seorang yang menjadi bahan pembicaraan jangan lupa wajah manis yang dibuat seseram mungkin agar menakuti yang lebih muda. Meski sama sekali tidak ada yang berubah selain yang lebih muda terkekeh meminta pertolongan pada Pon.
“ kau saja yang menikah duluan!”
“ aiss, disini kau yang tertua, Phi Fluke. Phi Pon!”
Fluke menarik pipi Garfield ke kanan dan ke kiri hingga Garfield memekik mencoba mencari pertolongan. Pon hanya menjadi penonton jika sedang terjadi pertarungan sengit kakak beradik yang tidak pernah akur itu. Baginya itulah bentuk nyata dari kasih sayang mereka berdua.
“ sudah-sudah, Fluke cepat mandi. Makan malam sebentar lagi siap”
“ kau tidak beniat membela si kerdil ini kan?”
“ PHI!!”
Pon menggeleng.
“ baiklah, dah”
Fluke berjalan ke kamarnya untuk membersihkan diri.
Tidak lama ketiga makluk Kakham itu sudah menyiapkan makan malam di ruang makan. Fluke mempoutkan bibirnya saat mendapati hasil karyanya sedikit aneh, dan melihat senyum di bibir Garfield dia langsung tau siapa biang dari keanehan makanannya.
“ bagaimana pekerjaanmu?”
Tanya Fluke pada Pon.
Ya Pon berkerja sebagai penjual bunga di sebuah toko yang berada di dekat universitas tempat Garfield mencari ilmu, meskipun itu toko miliknya namun Pon selalu mengatakan itu adalah titipan dari Sailub karena toko itu adalah hadiah ulang tahun pernikahan yang Sailub siapkan untuk Pon. Mereka baru mengetahui setelah beberapa bulan kematian Sailub.
“ sangat menyenangkan! Melihat bunga-bunga itu tumbuh aku menyukainya!”
“ kau tidak ingin kembali ke dunia entertain??”
Pon menggeleng.
“ biarlah adikku yang mengurusnya, toh dia lebih berbakat dari pada diriku”
“ kau terlalu merendah”
“ lalu bagaimana denganmu?”
Fluke mencomot sedikit telur milik Garfield.
“ menjadi seorang manajer artis itu sangat melelahkan, harus siap dimarahi sana-sini. Beruntung Bank adalah orang yang mau ku atur, jadi aku tidak begitu repot”
KAMU SEDANG MEMBACA
Action!!!
Fanfictionremake Action yg dipublikasikan 2013 Thai Vers. Ini story aku buat di jaman kegelapan dimana baru awal nulis selama beberapa tahun yang diup dan dibaca banyak orang. Shock sendiri dengan gaya penulisanku jaman dulu..ternyata aneh dan banyak singka...
