"Never ending with you, please don't let me go"
.
.
Nut memasuki ruang musik setelah membaca pesan dari Ping yang memintanya untuk pergi ke ruang musik. dia bergidig saat tidak menemukan siapapun di ruang musik hingga—
“ Sawadikkhap—Orbnithi Leelavetchabur dari jurusan Bisnis Management tingkat 7 —“
Nut megenyitkan alisnya saat mendengar suara Ping di pengeras suara yang tersebar di seluruh kampus.
“ dia di ruang siaran?? Kenapa menyuruhku kemari?”
Bingung Nut.
“ hari ini aku ingin mengungkapkan seberapa menganggumkan dirimu di mataku—aku tidak perduli pandangan orang lain tentangmu, karena aku memiliki padangan ku sediri akan dirimu. Kau adalah makluk paling menyebalkan yang pernah ada di dunia ini. Karena kau selalu berusaha menyakiti teman baikku—aku bahkan sempat mengira bahwa aku membencimu karena itu. Nyatanya aku salah, kau bukan makluk menyebalkan seperti yang ku kira—kau adalah tuan putri yang mencari perhatian sang pangeran lewat caramu. Aku pun mengakui jika aku salah karena mengira kau berhati jahat karena selalu berusaha menyakiti teman baikku—kau hanya ingin memastikan jika dia baik-baik saja di balik dirimu yang selalu berusaha menyakitinya, kau adalah seorang yang berhati lembut. Kesalahan yang terbesar adalah saat aku berpikir merasakan membencimu, yang pada kenyataannya adalah aku mencintaimu hingga aku tidak ingin kau menjadi apa yang ada di pikiran buruk ku tentangmu. Aku mencintaimu—“
Tidak ada yang Nut lakukan selain menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Saat ini makluk berparas cantik itu ingin sekali menangis, dia tau siapa yang Ping maksudkan adalah dirinya namun dia tidak mengira jika Ping memiliki rasa untuknya meski Way dan Garfield sering mengatakan tentang perasaan Ping.
“ Supanut—dengarkan lagu ini—“
Ping bernyanyi dengan gitar, sebuah lagu dari boyband kesayangan Nut. Picture of you, sebuah lagu yang menggambarkan tentang perasaan Ping akan kehadiran Nut. Sukses membuat Nut menitikkan air mata.
“ kau menyukainya? Aku yakin kau sedang menangis karena bahagia saat ini. I love you”
Nut bahkan kini sudah tertunduk di lantai dengan isakan lirih.
“ Supanut, would you marry me?? Menjadi pendampingku di saat apapun dalam hidupku menemaniku menjadi tua dan mati?? Call me, answer me righ now!”
Nut menoleh ke arah phonselnya dimana nama Ping terlihat sedang memanggilnya.
“ Hallo”
“—“
“ kau jahat Phi! Ini memalukan!! Pip”
Nut tidak bisa menyembunyikan rona merah di pipinya, hingga sebuah dentingan piano menginterupsi tangisnya. Ping ada di hadapannya, di depan sebuah piano—menyanyikan lagu ‘Marry u—Super Junior’ dengan iringan piano dan jangan lupakan senyuman yang menghiasi wajahnya.
“ kau—kau ada di sini? Sejak kapan?”
“ aku memang di sini dari tadi, bahkan sebelum kau datang—“
“ ta—“
“ itu rusa sialan yang sekarang ku rubah sebagai rusa baik hati yang membantuku mendapatkan si tuan putri”
Jawab Ping singkat sebelum meraih Nut untuk memberikan ciuman lembut.
“ I love you”
.
KAMU SEDANG MEMBACA
Action!!!
Fanfictionremake Action yg dipublikasikan 2013 Thai Vers. Ini story aku buat di jaman kegelapan dimana baru awal nulis selama beberapa tahun yang diup dan dibaca banyak orang. Shock sendiri dengan gaya penulisanku jaman dulu..ternyata aneh dan banyak singka...
