PROLOG

104 13 0
                                        

you don't have to be perfect, you just haveto try your best

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

you don't have to be perfect, you just have
to try your best

🍁

"Okay Google, what is insecurity?"

Suara seorang gadis terdengar pelan, nyaris berbisik, memecah keheningan sudut perpustakaan. Sesaat kemudian, suara robotik asisten Google mengalun melalui earphone yang terpasang di telinganya.

"Insecurity is a feeling of inadequacy (not being good enough) and uncertainty. It produces anxiety about your goals, relationships, and ability to handle certain situations"

Gadis tersebut terdiam mendengar definisi itu.

"What causes insecurity?"

"Maura, duluan ya" seorang gadis berhoodie abu-abu berbisik sambil melambaikan tangan

Ia tersenyum simpul, beranjak meninggalkan kursi perpustakaan yang semakin jarang diduduki selama pandemi.

Maura hanya mengangguk pelan sebagai jawaban. Sepeninggalan temannya, gadis itu kembali berkutat sendiri di depan komputer, tepat di dekat jajaran rak skripsi jurusan Akuntansi.

Maura. Pemilik hazel cokelat di balik kacamata itu kembali fokus. Bola matanya bergerak lincah mengikuti setiap baris kalimat yang ia baca pada layar. Ia begitu tenang, sampai sebuah notifikasi ponsel mengalihkan perhatian.

"Insecurities are related to standards set by the people we interact with, such as our family, friends, and peers, and societal expectations that may be legitimate or perceived. Insecurities develop when we compare ourselves to others and feel less than"

Suara asisten Google dari earphonenya kembali terdengar, melanjutkan penjelasan setelah Maura memicu pertanyaan lanjutan. Maura termenung. Kalimat terakhir itu seolah menohok sesuatu dalam dirinya.

"That's insecurity? Kau yakin?" gumamnya lirih, seolah bertanya pada suara di kepalanya sendiri

Dari sudut matanya, ia menangkap bayangan seseorang yang mengangguk mengiyakan.

"Yeah, why? You already feel it now, right? Thats true" tiba-tiba suara asing—bukan berasal dari asisten Google, terdengar menimpali, ia seolah ikut menjawab pertanyaan yang hampir membuat Maura berperang batin

Jemari Maura yang hendak membuka notifikasi di ponselnya terhenti sejenak. Hatinya menyangkal dengan keras.

"No, i am not" jawabnya

"Kau, iya!!"

Sentakan suara yang keras membuat Maura menoleh ke sumber suara. Di sampingnya ada pasangan yang sedang bertengkar—sepertinya. Maura menghela napas panjang, menyadari bahwa teriakan itu bukan ditujukan padanya, meski rasanya begitu tepat sasaran.

TING

Notifikasi ponselnya berbunyi kembali, kali ini Maura tidak mengabaikannya, ia membuka pesan masuk itu segara.

📩 +6282 679xx xxxx
No Name  |  Now

Hai, ini aku, your insecurity
Lewat buku ini, kita coba jadi teman, yuk?

Read

Maura terpaku menatap layar ponselnya. Pesan itu terasa ganjil, sekaligus menggelitik rasa ingin tahunya. Jemarinya dengan cepat mengetik balasan singkat sebelum menekan tombol kirim.

"Who?"

🎞

TO BE CONTINUED
vhepageid  |  17/06/2021

INSECURITY DAN PERTEMUAN HARI INICerita yang bikin terobses. Temukan sekarang