Setelah perdebatan panjang yang menguras seluruh tenaga, bahkan seluruh waktu. Kita pada akhirnya sampai di titik temu. Cinta emang lucu, sekuat kuatnya kita ingin melepas, sekeras kerasnya pukulan dan cacian, cinta masih kokoh di ujung senja, memberi harapan lagi dan lagi. Obat dari rasa sakit adalah perjuampaan, tempat terindah untuk pulang masih pelukmu, aku kira kita telah mati dari terhempasnya badai di antara kita. Termyata aku salah, masih ada rindu yang terselib , masih ada isak tangis yang meminta pulang, masih ada harapan yang tumbuh. Kata mu kita mungkin tidak biss bersatu tapi mata mu mengatakan bawa aku pulang. Mungkin kita butuh waktu untuk sembuh dari luka.
Perjalan kita hampir berakhir tandus, tapi hujan membasahi lagi dunia kita yang kering. Kau memeluku dengan tangis begitu pula aku memberi dada terhangatku, maaf ucapku lirih di antara angin sore itu, aku menyayangimu melebihi apa pun, kau semakin menjadi menangis dan meminta untuk pulang.
Perjalanan baru kita mulai lagi hati yang teriris perih, ucapan yang menyayat hati, peluk adalah obat terbaik katamu.
Sembari menunggu luka mengering biarkan jarak menenangkan, kita menabung rindu di pelapar senja desa, berharap nanti akan di temukan kembali, harus di temukan kembali. Karena kepada siapa rindu ini ku tuang jika bukan padamu.
Setiap detik yang terlewat wajah mu terus membekas dalam ingat, setiap langkah yang ku ambil kau selalu menghantui.
Untuk sesaat mungkin tak ku temukan lagi senyum mu di saat duduk makan di depanku, atau tak ku lihat dulu rasa lelah mu di atas kasur, tak ku dengar lagi suara manjamu, atau kan ku temukan dulu mata coklat mu yang mengintip ruanganku mencari keberadanku.
Ahh sayang aku rindu hanya itu yang bisa aku ucapkan, semalam aku berdoa sendiri menyebut nama mu memintamu selalu di sehatkan dalam segala hal dan segera pulang
Lekas sembuh agar kita bisa pulang bersama..percayalah semakin banyak cobaan dan halangan maka semakin besar rasa ini
Sembari aku mengutuk diri sendiri atas kesalahan ini.. tapi perlu kau ketahui aku ingin mati saja hari ini tanpamu di sini...
Perjalan pulang
KAMU SEDANG MEMBACA
PERJALANAN PULANG
Romancesebuah tulisan random yang menceritakan aku, dia, mereka dan semua orang yang ada di sekitar ku.
