Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

L A R U T

60 2 0
                                        

Sejenak aku terlalu luring dalam
Larut waktu, melupakan kewajiban. Ya aku terlalu sibuk bereksperimen terhadap semua yang ada di sekitar ku. Hingga aku lupa mentari perlu pulang di saat malam menjemput.

Bahkan sang bulan pun tertawa ketika ku katakan "aku lelah " . Bukan bukan aku yang lelah aku hanya lemah saat dunia lebih berpaling kepada sang khalayak.

Nalar ku binar saat ku tempuh semak belukar melintas senja senja waktu bersama mu, aku terlalu berambisi dengan bilar nakal ku. Di pengujung tahun aku sadar, aku ? Hanya secuil mahluk ciptaan tuhan yang terus menatap langit memohon ampun.

Saat bersamaan aku mulai goyah dengan pendirian ku, tentang mu dan dia. Lembut belai tangan halus mu menerpa sanubari aku makin sadar "ada yang meski aku kerjakan" lambat laun waktu enggan memberi ampun, ku pacu laju roda hidup ku , bersama sang pagi yang terberembus

PERJALANAN PULANGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang