Ada hujan rindu dan juga kenangan bercampurlah semua menjadi satu membekukan setiap kata yang ingin di lontarkan, dan juga waktu hanya memberi kita dua pilihan di guyur basah oleh rintik hujan yang turun atau tetap tinggal bersama hujan dan kenangan
-PERJALANAN PULANG-
BAKMUANT
Kepadamu angin bukit bakmunt, tempat doa di gelayutan dari tenda dan bendera bendera dimana harapan yang di terbangkan dari semangat Yang pecah pecah yang diantarnya aduh dan peluh, yang di panggilnya tangan tangan untuk berpegangan, mata mata untuk saling menatap, tubuh yang tak ingin berjauhan, kepada mu angin bakmunt barang kali kau lelah ini aku yang tidak mudah lelah, barang kali kau kesepian ini aku kesepian yang lainya aku kehabisan tempat di kota sana , aku di telantarkan di kota sana, hati cerai berai atas penghianatan. sertakan aku di silabusmu tugaskan aku mengobarkan ,menebarkan,menaburkan. Mungkin tugasku mengitari semesta, memuncak menyiuli para pendaki yang datang ingin berjumpa,atau mereka yang sekedar datang menempa diri ke padamu. meninggi membenahi taburan bintang. Atau menukik, angin bakmunt katkanlah "kemarila kau manusia manusia sisa siisa ketidak pastian dunia Aku akan tepat di antaramu akan ku hembuskan apa yang aku punya"
- PERJALAN PULANG -
KAMU SEDANG MEMBACA
PERJALANAN PULANG
Acaksebuah tulisan random yang menceritakan aku, dia, mereka dan semua orang yang ada di sekitar ku.
