BAB 20

5 4 0
                                        

Pov Author : 

" Zar... Zahra... cok ini weh catatannya. "

Ucap Indra.

Indra mengejar Zahra menggunakan motornya untuk memeberikan catatan yang dititipkan dirinya untuk Zahra.

Zahra terus jalan, meski tidak secepat sebelumnya. Indra berusaha memberikan Zahra catatannya.

" Zar yaelah kalo ada masalah mah jangan bawa - bawa orang napa. Ini gue disuruh ngasih ke lo ni catatannya."

Ucap Indra. 

Zahra tetap tidak peduli.

Saat sedang kejar - kejaran Zahra berpapasan dengan Mobil hitam yang biasa dipakai oleh anak buahnya. Zahra melihat sekilat mobil itu dan langsung memberhentikan langkahnya.

" Zar... woi... weh ambilah capek nih.... "

Ucap Indra.

Indra melihat Zahr berhenti, Zahra memperhatikan mobil hitam yang baru lewat.

" Anah buah bapak !? sialan dia masih ngejar gue ! "

Ucap Zahra.

" Anak buah ? anak buah siapa hah ?"

" Yang kemarin kah ? "

Tanya Indra.

" Iya, yang kemarin kita dikejar. "

Ucap Zahra.

" Waduh bisa bahaya dong. Aduh gimana ya... ehhh... yaudah lo naik motor gue lagi dah gua antar ke rumah lo kek atau ke tempat aman. "

Ucap Indra.

" Gak perlu. Gue bisa sendiri. "

Ucap Zahra.

" Goblok lo ye !? kemarin aja lo dikejar - kejar hampir ketangkap. Sekarang lo mau kabur sendiri lo mau ketangkep hah !? "

Ucap Indra.

Zahra menatap Indra dengan melotot.

" Apa !? apa hah !? lo pikir gue takut sama lo ? "

Ucap Indra.

~

POV PARA PENJAGA : 

" Jang, kayaknya kita tadi lewatin si Zahra dah. Gimana ? apa mau kita bawa lagi dia ! ? '

Tanya salah satu penjaga yang sedang menyetir.

" Iya gua juga liat. Tapi kita fokus aja ke permintaan tuan bos. Objektif kita bukan lagi Zahra tapi anaknya Pak Mahendra. "

Jawab Ujang ( Kepala Penjaga ) 

Para penjaga itu menuju rumah Pak Mahendra untuk melihat keadaan disana.

~

Lucky GirlCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang