Boneka

500 19 77
                                        

Cerita ini bukan ide saya.

Terinspirasi dari : Film pendek berjudul "The Dollmaker."

Sumber : Channel Youtube "Alter."


Cast :

Beomsoo & Wain.

Beomsoo & Wain

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Dita.

Dita

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Dita tersenyum menyeringai, didepan Beomsoo yang menunduk dengan wajah sedih.

"Syaratnya mudah," kata Dita. "Pertama, siapkan pakaian yang pernah dipakai oleh mendiang, tapi yang belum dicuci. Kedua, sampel rambut mendiang. Dan ketiga, benda yang paling disayangi oleh mendiang."

Beomsoo mengangguk. "Aku akan siapkan secepatnya."


Sesampainya dirumah, Beomsoo menyiapkan benda-benda yang diminta oleh Dita.

Pertama, Beomsoo berhasil menemukan sebuah gaun seukuran tubuh anak perempuan yang masih kecil. Untungnya, gaun tersebut belum sempat ia cuci, tapi masih wangi. Kedua, Beomsoo meraba-raba kasur yang dulu biasa ditiduri anak itu. Lagi-lagi, Beomsoo berhasil menemukan yang ia cari, yaitu sehelai rambut panjang milik anak itu yang sempat rontok. Ketiga, benda yang satu ini mudah ditemukan. Diatas meja, masih terletak sebuah aksesoris berupa hiasan kepala untuk anak perempuan, yaitu sebuah bando berwarna putih dengan pita diatasnya.

Beomsoo memegang bando itu dengan mata berkaca-kaca. "Nak... papa kangen. Dengan cara seperti ini, papa harap kita bisa bersama lagi seperti dulu..."


Malam harinya.

Hujan mengguyur malam yang gelap itu, disertai sambaran petir dengan suara keras. Pintu rumah Dita diketuk dari luar. Dita kemudian membuka pintu. Setelah pintu terbuka, terlihat Beomsoo yang mengenakan jas hujan, berdiri didepan pintu. Beomsoo menyerahkan sebuah kotak berisi benda-benda yang diminta oleh Dita.

Alibi (Xodiac Short Stories)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang