Kidnapped (7)

170 13 55
                                        

Dua bocah kematian 🤭

Chapter ini panjang banget ya, guys

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Chapter ini panjang banget ya, guys. Dan pastikan sudah membaca chapter sebelumnya.

Happy reading 💖




Flashback sebelum kejadian.

Sing menghampiri Leo. Mereka hanya berdua saja tanpa ada member lainnya, termasuk Zayyan yang biasanya selalu bersama dengan Sing ataupun Leo.

"Para anak buah kita sudah siap," kata Sing. "Skenario penculikan sudah direncanakan dengan sempurna."

Leo tersenyum menyeringai. "Bagus. Kau memang saudara kandungku yang paling bisa diandalkan..."

"...by the way, para member itu bodoh, ya. Mereka cuma tahu kalau kita itu cuma sahabat, yang kebetulan satu negara. Hahaha!" kata Leo.

"Tapi... ada satu masalah," kata Sing.

"Apa?"

"Para anak buah belum mengetahui kalau kita berdua adalah Boss besar mereka. Jadi, mereka cuma mematuhi perintah, tapi belum mengetahui seperti apa wajah dua orang Boss besar mereka seperti kita ini dan juga nama kita..."

"...aku terlalu terburu-buru menyiapkan skenario penculikan, sampai-sampai hal sepenting ini saja bisa luput dari pekerjaanku," kata Sing.

"Hah?! Kamu gimana sih, Sing?! Terus nanti pas kita ikut diculik, kalau misalnya para anak buah berbuat seenaknya, gimana? Kalau mereka memukuli para member, terus kita kena pukul juga, gitu?!"

"Terus gimana, dong? Apa kita tunda saja penculikannya? Lalu kita kasih informasi ke para anak buah tentang siapa kita?"

"Kapan penculikan ini akan dimulai?"

"Hari ini, tepatnya kira-kira satu jam lagi."

Leo berpikir sejenak. "Kayaknya jangan ditunda, deh. Buang-buang waktu, sedangkan waktu kita tidak banyak. Jujur, aku takut banget sama hukuman berat yang akan diberikan ayah kepada kita. Jadi, aku pengen cepat-cepat memeras uang agensi dengan cara ini."

"Walaupun nanti resikonya, para anak buah bisa saja bertindak seenaknya? Termasuk kepada kita yang berpura-pura ikut jadi korban?"

"Mau gimana lagi? Kayaknya nggak ada pilihan lain?"

Sing menghela napas. "Tapi aku mengkhawatirkan Zayyan. Gimana kalau diantara mereka, ada yang berbuat jahat kepada Zayyan?"

"Ya itu salahmu! Kau mengatur anak buah saja tidak becus!"

Alibi (Xodiac Short Stories)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang