L.K.A : Alternate Ending

223 20 51
                                        

"Ijinkan aku merasakan seperti apa itu kebahagiaan, di saat-saat terakhir dalam hidupku."

Pastikan sudah membaca chapter sebelumnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Pastikan sudah membaca chapter sebelumnya.

Happy reading 💖




Pagi-pagi sekali, dimana matahari baru saja menampakkan cahayanya.

Gyumin berjalan melewati trotoar, lalu berhenti disana. Itu adalah tempat dimana Gyumin pertama kali bertemu dengan Leo di dunia yang nyata ini. Saat itu, Leo yang dalam keadaan babak-belur meminta pertolongan pada Gyumin. Tapi, Gyumin yang egois mengabaikan Leo begitu saja dan meninggalkannya.

Gyumin mengambil ponselnya dan mencoba menelpon seseorang, tapi sayangnya gagal dan ia pun heran.

"Kenapa, ya? Setelah aku menelpon Leo malam itu, tiba-tiba nomor Leo tidak aktif?..."

"...lalu sekarang, bagaimana caranya aku menghubungi Leo? Aku pun tidak tahu dia tinggal dimana? Sekolah dimana?"

Gyumin menghela napas. "Bagaimana caranya aku ketemu Leo lagi? Dan entah kenapa... tiba-tiba saat ini perasaanku tidak enak?"

Di jalan raya terdengar suara sirine ambulan, dan Gyumin pun menengok kearahnya. Gyumin hanya memandangi mobil ambulan yang melintas itu, tanpa tahu siapa pasien didalamnya.



Ternyata, pasien didalam mobil ambulan yang melintas itu adalah Leo. Petugas medis didalam ambulan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan Leo. Sudah terpasang ventilator yang menutupi hidung dan mulut Leo untuk membantu pernapasannya.

Petugas medis beberapa kali menempelkan alat pacu jantung di bagian kanan dan kiri pada dada Leo. Setiap kali ditempelkan alat pacu jantung, tubuh Leo selalu bereaksi dengan cara bagian dada dan rusuknya seperti melompat keatas. Melihat reaksi itu, mungkin seharusnya Leo masih bisa diselamatkan?



Mobil ambulan itu tiba di Rumah Sakit terdekat. Tubuh Leo dikeluarkan dari mobil ambulan menggunakan brankar (ranjang yang biasa ada didalam mobil ambulan), dan secepat mungkin dibawa masuk menuju ruang emergency.

Kemudian masuklah mereka kedalam ruang emergency. Didalam ruangan itu, dokter dan semua petugas medis melakukan upaya semaksimal mungkin untuk menyelamatkan nyawa Leo.



Tapi sayangnya...

Mereka gagal. Sebagai profesional yang memahami kondisi tubuh manusia, mereka menyatakan bahwa anak itu... telah pergi untuk selama-lamanya.

Alibi (Xodiac Short Stories)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang