Ini bukan oneshot, atau satu chapter lalu selesai. Melainkan, satu cerita butuh satu, dua, atau beberapa chapter, baru selesai.
Sudah ada 12 cerita pendek di book ini, yaitu :
1. The Leaked
2. Hari Apes Zalesing
3. RUMOR (That F**kin' Rumor Again...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Chapter ini panjang banget ya, guys. Dan pastikan sudah membaca chapter sebelumnya. 😉
Happy reading 💖
****
Waktu kembali berputar mundur.
Saat itu adalah sore hari, sebelum kejadian tragis yang akan terjadi pada malam harinya.
Leo mengenakan topi hitam dan juga masker hitam untuk menutupi setengah wajahnya. Mencoba menutupi diri dari perhatian orang-orang di sekitarnya, yang kalau mereka tahu bahwa dia aktor terkenal yang kebetulan lewat, pasti pada heboh.
Leo berjalan melewati sebuah taman yang indah. Kebetulan di taman itu ada seorang warga negara Korea yang sedang melakukan pertunjukan Busking. Ia adalah Beomsoo, dan ia memainkan gitar sambil menyanyikan lagu milik boygroup Seventeen yang berjudul "Peluk" (포옹).
Kebetulan hanya sedikit orang yang berada di taman itu, sehingga tidak banyak orang yang menonton dan menikmati nyanyian Beomsoo. Meski begitu, Beomsoo tetap bernyanyi dengan sepenuh hati. Dan, Beomsoo tidak mengetahui jika salah satu orang yang sedang menonton dirinya adalah aktor terkenal Lee Ou Yin.
Leo memahami lirik lagu yang sedang dinyanyikan Beomsoo. Dimana lirik lagu tersebut sangat menggambarkan perasaan dan juga keadaan Leo.
"Diam-diam aku tertawa..."
"Diam-diam aku menangis..."
"Aku menyembunyikan jati diriku, sambil menyimpan hari yang berat..."
"Hari ini pun, kalimat yang tak bisa aku ungkap..."
"Hanya dapat aku pendam sendiri..."
힘들어 (Himdeureo)...
힘들어 "Sungguh berat..."
힘들어 ...
"Kala harimu sulit, berbagilah denganku. Karena aku pun juga begitu..."
"Aku selalu gagal menyembunyikan apa yang telah aku lalui, engkau pun tahu itu..."
"Kita bisa buat satu sama lain untuk tertawa..."
"Jangan merasa bersalah, janganlah cemas..."
"Janganlah takut, sekarang jangan menangis..."
"Karena bagiku dirimu sangatlah berharga..."
"Untuk kau yang melewati hari sulit ini, aku ingin mengatakan..."
"Aku ada disini. Kau telah bekerja keras. Aku mencintaimu dan aku akan memelukmu..."