Kidnapped

305 20 38
                                        

Terinspirasi dari drama series yang tayang di aplikasi "Vidio" berjudul 96 Jam.

Maaf ya fotonya gede banget, soalnya ini foto tadinya buat cover, tapi nggak jadi.

Kalian udah nonton 96 Jam, belum? Coba tonton, deh

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kalian udah nonton 96 Jam, belum? Coba tonton, deh. Menurutku sih ide ceritanya simpel, tapi alurnya waahh... keren banget!

Happy reading. 💖



Beomsoo dengan sedih memandangi Wain yang berdiri di depannya. Mereka berdua dikelilingi sekelompok penjahat yang seolah menjadi penonton.

"Pukul aku," perintah Wain. "Kalahkan aku, Beomsoo. Chagiya."

Beomsoo mulai menangis dan menggelengkan kepala. "Andwae (tidak)..."

"Serang aku!"

"Andwae..."

"CEPAT LAKUKAN!!"

"ANDWAEE...!!"

Kedua tangan Wain mencengkeram bahu Beomsoo. "Kau mau keluar dari sini atau tidak?!" kata Wain.

Beomsoo menangis dan menggelengkan kepala. "Kalau kau tidak bisa keluar dari sini, aku juga tidak mau keluar!"

Wain berusaha menahan tangisnya. "Beomsoo, dengar. Biarlah aku tetap disini, yang penting kau punya kesempatan untuk melarikan diri. Turuti saja apa maunya mereka. Yang penting kau bisa selamat."

"Tidak..."

PLAK!! Wain menampar pipi Beomsoo.

"Kenapa sih kau tidak pernah menurutiku?!" bentak Wain.

"Kalau gitu, kau saja yang kalahkan aku! Agar kau bisa bebas! Pukul aku lagi! Ayo!"

Wain makin frustasi. Lalu ia punya ide.

"Beomsoo, asal kau tau. Aku tidak pernah mencintaimu..."

"...kalau aku bisa bebas dari sini dan kau tidak, aku akan melupakanmu, Beomsoo. Aku akan berpacaran dengan oranglain, lalu menikahinya. Seakan kau tidak pernah ada dalam hidupku..."

BUG!! Beomsoo meninju pipi Wain dengan keras hingga Wain hampir terjatuh.

Wain tersenyum menyeringai. Ia berhasil memprovokasi Beomsoo untuk menyerangnya.



Tidak lama kemudian.

Wain sudah telentang di tanah dengan wajah berdarah-darah. Sedangkan, Beomsoo duduk didekatnya sambil menangisi akibat perbuatannya. Kedua tangan Beomsoo sudah berlumuran darah, dan tentu saja itu adalah darah Wain yang mengotori tangannya.

Alibi (Xodiac Short Stories)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang