The Housemaid (7)

104 13 40
                                        

Guys, guys, guys! 😁 Jadi kan aku iseng bikin foto Zayyan pake A.I. Nah gimana menurut kalian? Cocok gak?

😁😁✌️

Chapter ini panjang banget ya, guys

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Chapter ini panjang banget ya, guys. Dan pastikan sudah membaca chapter sebelumnya.

Happy reading 💖

Masih flashback cerita Sing

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Masih flashback cerita Sing.


Sudah berhari-hari, Sing masih belum bisa keluar dari kamar dimana ia dikurung.

Waktu berlalu. Hingga suatu pagi, terdengar suara ketukan dari luar pintu.

"Sing? Sayang?"

Mendengar itu, Sing terbangun dari tidurnya dan mendekati pintu.

"Zayyan?! Buka pintunya! Aku mohon!"

Terdengar Zayyan menghela napas. "Maaf, sayang. Jadi gini, aku udah hitung jumlah rambutmu yang kamu masukkan kedalam amplop..."

"...tapi sayangnya, setelah aku hitung, dari seratus helai itu, ada satu helai yang ternyata enggak ada akar rambutnya."

Mereka pun terdiam sejenak.

"Jadi maaf ya, Sing. Cintaku. Kamu harus ngulang lagi dari awal. Kamu harus cabut lagi seratus helai, dan... please banget, kali ini jangan sampai salah lagi. Jangan ada satu helai pun yang salah. Oke, cinta?"

Zayyan memasukkan lagi amplop kosong lainnya melalui celah dibawah pintu.

"Semangat, ya," kata Zayyan sambil berbalik dan berjalan menuruni tangga, meninggalkan kamar itu dimana Sing masih dikurung di dalamnya.

Dari dalam kamar, Sing masih menggedor-gedor pintu.

"Aku mohon buka pintunya, Zayyan!! Kau tidak boleh melakukan ini!!..."



Alibi (Xodiac Short Stories)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang