Chapter ini panjang banget ya, guys. Dan pastikan sudah membaca chapter sebelumnya.
Happy reading. 💖
Sing, Leo, Wain, Davin, dan Lex menyerang lima orang penjaga dari belakang dengan cara yang sama, yaitu menjepit leher lawan menggunakan lengan kanan, sedangkan tangan kiri mendorong kepala lawan kedepan agar cekikan di leher lawan jadi semakin kuat.
Sedangkan tugas untuk Zayyan, Hyunsik, Beomsoo, dan Gyumin adalah merebut senjata yang dipegang lima orang penjaga yang tercekik itu. Zayyan dan Gyumin masing-masing berhasil merebut satu senjata. Beomsoo juga berusaha merebut satu senjata yang dipegang penjaga, lalu tiba-tiba...
DORR!! Penjaga itu menarik pelatuk untuk menembak Beomsoo. Untungnya, peluru meleset kearah lain.
Hyunsik bahkan berhasil merebut dua senjata, dan Beomsoo yang masih berusaha akhirnya berhasil merebut satu senjata.
Dua orang penjaga berhasil dibuat pingsan akibat tercekik, sedangkan tiga penjaga lainnya tidak dan malah bisa menyerang balik. Tiga penjaga itu melawan Sing, Leo, dan juga Lex yang gagal melumpuhkan mereka.
Hyunsik melemparkan salah satu senjatanya kepada Davin, lalu Hyunsik menggunakan senjata yang satunya lagi, untuk menembak punggung tiga orang penjaga tersebut.
DORR!! DORR!! DORR!!
Tiga penjaga itu langsung terjatuh dan tidak berdaya.
Hyunsik menghela napas, lalu memandangi delapan orang sahabatnya itu. "Yeorobun... kita berjumlah sembilan orang, tapi cuma lima orang yang memegang senjata..."
"...aku akan mengajari kalian cara menggunakannya," kata Hyunsik.
Lalu, Hyunsik yang pernah mengikuti Wajib Militer itu pun mengajari teman-temannya cara menembak menggunakan senapan. Setelah semuanya paham, Hyunsik meminta kepada mereka yang memegang senjata yaitu Zayyan, Beomsoo, Davin, dan Gyumin untuk memeriksa berapa peluru yang mengisi tiap senjata.
"Empat, hyung," jawab Zayyan. Beomsoo, Davin, dan Gyumin juga memberikan jawaban yang sama.
Hyunsik memeriksa pelurunya sendiri.
"Ah, sial," gerutu Hyunsik yang hanya punya satu peluru, karena tiga peluru sebelumnya sudah dipakai untuk menembak tiga orang penjaga.
Zayyan, Beomsoo, Davin, dan Gyumin masing-masing memberikan satu peluru mereka kepada Hyunsik, sehingga Hyunsik yang memiliki kemampuan menembak yang terbaik itu memiliki lima peluru.
Kemudian, sembilan member itu berjalan menuju kearah gerbang untuk melarikan diri. Ketika mereka berjalan bersama, terlihat kedua tangan Gyumin gemetaran sambil memegang senjata.
"Gyumin-hyung, gwenchana?" tanya Leo.
"Aku... takut," kata Gyumin.
"Kalau gitu, biar aku yang pegang senjatanya."
"Kau yakin?"
"Kenapa tidak? Tadi, Hyunsik-hyung sudah mengajari kita semua cara memakai senjata. Aku sudah memperhatikannya dan aku yakin bisa."
KAMU SEDANG MEMBACA
Alibi (Xodiac Short Stories)
FanfictionIni bukan oneshot, atau satu chapter lalu selesai. Melainkan, satu cerita butuh satu, dua, atau beberapa chapter, baru selesai. Sudah ada 12 cerita pendek di book ini, yaitu : 1. The Leaked 2. Hari Apes Zalesing 3. RUMOR (That F**kin' Rumor Again...
