Mikey terlempar ke kasur. Tubuhnya segera ditindih oleh tubuh besar Draken, "pergilah!" Mikey mendorong pundak Draken dengan kekuatan yang ia punya.
Draken dengan kasar mencengkeram tangan Mikey dan menahannya di samping tubuh kecil itu. Tatapannya beralih ke leher Mikey yang terdapat bekas cekikan yang dilakukan Baji tadi. Darah dalam tubuhnya mendidih melihat bekas itu.
"Bajingan!" kesalnya.
Ia melepaskan cengkeramannya dari genggaman Mikey. Salah satu tangannya beralih untuk menarik kerah Mikey dengan kuat hingga Mikey mencondongkan tubuhnya ke arah Draken. Kedua alis Mikey berkerut melihat wajah Draken yang datar dan tidak berekspresi sambil menatap tubuhnya dengan intens.
Mikey menggertakkan giginya, "kenapa? kau terangsang hanya karena melihat tubuhku?" Mikey menyentuh 'bagian bawah' Draken menggunakan kakinya. Senyuman nakal dan cabul muncul di wajahnya.
Draken menatap Mikey dengan tatapan tajam saat ia mulai menggoda dirinya dengan senyuman dan sentuhan itu. Namun, tatapan tajam itu kini berubah menjadi tatapan sedih. Ia menempelkan tubuhnya dengan tubuh Mikey. Wajahnya ia pendamkan di dada Mikey, "maaf..." Satu kata yang terdengar di telinga Mikey. Hal itu cukup membuatnya terkejut, pertama kalinya ia melihat Draken meminta maaf dengan Mikey tanpa menatap wajahnya.
Kedua matanya membelalak tidak percaya dengan apa yang terjadi barusan, ia terdiam sejenak untuk mencerna, "... AHAHAHAHAHAHAHA" Mikey tertawa sampai membuat kedua matanya mengeluarkan air mata. Senyuman di wajahnya yang begitu cerah membuat Draken tersenyum saat melihatnya, "apa?"
Pelukan hangat ia berikan pada Draken, "padahal aku sudah tau kau aneh.. tapi aku belum terbiasa dengan hal itu." Ia membelai rambut Draken dengan lembut dan menepuk pundak tubuh pria itu. Umur keduanya yang terpaut jauh membuat Mikey lebih dominan dalam hal kasih sayang.
Draken menatap Mikey dengan kesal, alisnya berkerut dan tatapannya menjadi tajam. Senyuman tersungging di wajah Mikey. Ia menyentuh alis Draken dan sedikit memijatnya, "kau terlalu sering mengerutkan alis." Tangan Mikey digenggam oleh Draken saat menyentuh wajahnya. Pria bertubuh besar itu mencium telapak kecil yang ia genggam, kedua matanya tertutup saat mencium bau yang muncul di tubuh Mikey.
Tatapan bergairahnya beralih ke Mikey yang ia tindih. Salah satu tangannya mulai masuk ke dalam baju Mikey dan menjelajahi tubuh kecil itu. Kedua wajah itu perlahan mendekat.
Mikey mengalungkan kedua tangannya di leher Draken. Merasa telah 'dipersilahkan' oleh Mikey, ia langsung menjambak rambut Mikey dan menciumnya dengan kasar. Kedua lidah itu bermain dan menciptakan suasana panas di antara keduanya.
Ciuman itu dilepas oleh Draken. Ia melihat tubuh indah yang terbaring lemas di bawahnya. Senyuman miring terlukis saat kedua matanya mengarah ke wajah Mikey yang sudah berantakan. Salivanya mengalir ke leher dirinya karena ciuman yang keduanya lakukan. Pipi merah dan napas yang terengah-engah.
"boleh?" tanyanya.
Tatapan lelah Mikey menatap wajah Draken. Ia kembali mengalungkan kedua tangannya di leher Draken, "berhenti bertanya, kau juga memaksa jika aku menolak." Mendengar jawab itu dari Mikey membuatnya tersenyum dan menatap Mikey dengan lembut, "aku perlu izin untuk memakai sesuatu."
"Aku bukan barang" ucapnya.
Draken perlahan mulai meraba tubuh kecil itu. Tangan besarnya tidak sengaja menyentuh sesuatu kecil berwarna merah muda yang menonjol di dada Mikey, "aghh-!" Tubuh Mikey terasa tersengat dan membuat beberapa bagian tubuhnya menjadi panas.
Matanya membelalak saat benda merah muda itu digigit oleh Draken. Ia mendorong tubuh besar yang menindihnya dengan kedua tangan dan tenaga kecilnya.
"A-apa yang kau lakukan!.." Suara Mikey sedikit bergetar. Bagian bawahnya berdenyut dan cairan putih Draken yang tersisa di dalam tubuhnya perlahan menetes ke ranjang yang keduanya tempati saat ini.
Senyuman muncul, kedua jari panjang itu perlahan masuk ke dalam anal Mikey, "masih licin.." Draken bermain-main dengan lubang Mikey. Ia beberapa kali menekan tonjolan yang ada di dalam lubang kecil itu, meraba, dan melebarkan dua jari itu.
Mikey mencengkeram seprai yang berantakan karena pergerakan keduanya. Ia mencengkram seprai itu dengan begitu kuat.
Draken tersenyum saat merasakan salah satu tangan Mikey meraba dan memukul pelan pahanya. Ia melepaskan kedua jari panjang itu dari tubuh Mikey dan menjilat kedua jarinya sembari menatap mesum ke arah Mikey yang sangat berantakan saat ini, "apa kau tau?" Ia mendekatkan tubuhnya dengan Mikey yang terbaring di bawahnya. Draken memeluk tubuh kecil di bawahnya itu, "kau sangat cantik.."
Mikey menghirup udara dengan rakus. Ia menatap Draken yang memeluk tubuhnya, "kenapa?" tanyanya singkat.
"Hm? Apanya yang kenapa?" Draken melonggarkan pelukan itu. Ia mencium bawah mata Mikey dan turun untuk menghirup aroma tubuh Mikey di lehernya.
Mikey menutup matanya untuk merasakan sensasi dari ciuman yang diberikan Draken. Kedua tangan Mikey perlahan membuka kancing kemeja yang diberikan Draken tadi, "kalau tau begini.. untuk apa aku memakai baju ini. Besar pula ukurannya, dasar Titan" Senyuman lembut Draken tunjukkan. Ia membelai rambut Mikey dengan perlahan dan mencium dahinya.
Draken mengangkat tubuh Mikey. Ia merangkul pinggang kecil Mikey dan memeluknya.
Mikey duduk di atas pangkuan Draken. Tubuhnya sedikit condong ke depan saat Draken perlahan bermain dengan bokongnya. Mikey menatap wajah pria tampan di hadapannya, "kenapa kau berubah? Dan satu lagi, aku bukan milik siapapun" kesalnya.
Namun, Draken tidak memperhatikan Mikey sedikitpun. Ia terlalu fokus menatap bibir kecil yang berbicara.
'Jika aku mengigit paruh kecil ini.. apakah dia akan marah?' batin Draken.
Mikey yang menyadari bahwa ucapannya tidak didengar menjadi kesal. Ia menampar wajah pria besar itu dengan kencang hingga menimbulkan suara yang begitu renyah.
PLAKK
Ia menatap pria di hadapannya. Alisnya berkerut dan matanya menandakan bahwa ia sedang kesal, "dengarkan aku saat aku bicara, dasar mesum..." kesalnya.
TBC
Haloo semuaa, makasih yang masih setia baca.. untuk up kyknya sekarang suka-suka author deh, takutnya janji teryata sibuk.. intinya, makasihh yang masih baca yaa!!
Jangan lupa Vote or Komen!
Dadaaa 🍃 🍃 🍃
KAMU SEDANG MEMBACA
Iblis Ku yang Terluka
FantasíaBercerita tentang baji, ryuguji ken, dan haitani Ran yang tersesat di hutan.. Mereka kelelahan dan memutuskan untuk beristirahat di bawa pohon Ketika mereka terbangun... Mereka semua terkejut karena telah berada dalam penjara dan tempat yang tidak m...
