20

724 49 5
                                        

kini seluruh keluarga Wesley sedang berkumpul di ruang keluarga, mereka sedang berbincang dengan Xander dan Dylan karena mereka baru saja kembali ke indonesia tadi sore, dan mereka juga sembari menunggu Nathan, Nevano dan kenzo pulang ke mansion. sedangkan Lio ia masih tertidur dengan lelap karena kelelahan menangis dan berlari.

"kak Xander, kak Dylan, kalian sudah kembali" ucap Nathan yang baru saja kembali ke mansion

nevano dan Kenzo hanya menatap mereka lalu duduk di sofa ikut berkumpul dengan keluarganya.

"ya kami baru kembali tadi sore, kalian bertiga habis dari mana? lama sekali" ucap Dylan

"kami habis membakar orang kak" ucap Nevano dengan santai

"bodoh kenapa kau bakar?!, aku sangat membutuhkan mayat untuk di jadikan ekperimen ku" ucap Dylan sedikit kesal

" kak kenzo seperti orang kerasukan kak, jadi ia tidak ingat pesanmu tadi" ucap Nevano dengan santai 

"apakah keluarga bajingan itu sudah kalian musnahkan?" ucap Xander datar

Kenzo,Nevano dan Nathan hanya menggelengkan kepalanya sebagai jawabannya, Xander langsung tersenyum miring ia langsung menelfon bawahannya untuk menculik keluarga musuh adiknya.

"aku tahu isi kepalamu Xander, sisakan mayat itu untuk ku" ucap Dylan dingin lalu pergi 

"aku akan ke kamar baby" ucap Kenzo dingin lalu pergi menuju kamar Lio

kenzo  meninggalkan ruang keluarga tersebut dan berjalan menuju kamar milik Lio, ketika ingin menekan tombol lift, suara dari lift yang mengarah turun membuat menghentikan pergerakan jari kenzo untuk menekan tombol.

ting

ternyata Arthurlah yang keluar dari lift tersebut, Kenzo yang melihat sang ayah hanya menatap dingin Arthur, sedangkan Arthur hanya mengangkat alisnya sebagai tanda bertanya kepada anaknya, Kenzo yang peka hanya menghela nafasnya. 

"Hufhttt aku ingin ke kamar baby" ucap Kenzo dingin 

"baby masih tertidur Kenzo dan jangan mengganggunya, ia habis kelelahan karena menangis dan berlari" ucap Arthur dengan wajah datar

alis Kenzo berkerut setelah mendengar perkataan Arthur lalu ia mengeluarkan aura yang mencekam sehingga Arthur menatap putra ketiganya dengan tatapans santai. 

"siapa?" ucap Kenzo dengan menahan amarah

"kakak sulung mu dan kakak kedua mu" ucap Arthur santai

Kenzo tanpa berkata apapun langsung membalikan badannya dan berjalan cepat menuju ruang keluarga, sedangkan Arthur hanya menatap putra ketiganya dengan senyum miring, ia sengaja melakukan hal tersebut karena ia tahu bahwa Kenzo masih dalam emosi yang tak stabil, dan Arthur memanfaatkan hal tersebut. 

Kenzo yang sudah sampai menuju ruang keluarga, ia mulai menelisik satu persatu untuk mencari keberadaan kedua kakaknya, tepat di depannya ia mendapatkan kedua kakaknya sedang fokus dengan handphonenya, tampa berlama lama Kenzo berlari menghampiri kedua kakaknya. 

BUGH 

BUGH 

BUGH 

Kenzo membogem wajah kedua kakaknya, semua orang yang berada di ruang keluarga terkejut dengan aksi Kenzo lakukan tadi. 

"KENZO APA YANG KAU LAKUKAN!!" teriak Clarissa dengan wajah terkejut 

Xander dan Dylan yang di pukul secara tiba tiba ia tak terima, Dylan membalas pukulan yang di layangkan oelh Kenzo, sedangkan Xander hanya terdiam dan menatap Kenzo tajam. dan terjadilah pertengkaran baku hantam anatara Kenzo dan Dylan, ruang keluarga yang tadinya cantik dan rapih kini sudah kacau seperti kapal pecah dan meja ruang keluarga tersebut hancur akibat Kenzo menginjak meja tersebut. 

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 01, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

LIONELTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang